Suara.com - Timnas Indonesia U-20 sudah memegang satu tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2023 yang akan berlangsung di Uzbekistan tahun depan.
Untuk menghadapi ajang ini, Timnas U-20 sendiri sudah berangkat melakukan pemusatan latihan (TC) di Turki. Nantinya skuad arahan Shin Tae-yong juga dijadwalkan akan TC di Spanyol.
Total ada 34 pemain yang diboyong Shin Tae-yong untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-20 ini.
Adapun Timnas U-20 lolos ke Piala Asia U-20 2023 dengan status juara Grup F di babak kualifikasi. Timnas Indonesia U-20 mengungguli Vietnam, Timor Leste, dan Hong Kong.
Dengan hasil ini, Timnas U-20 akhirnya masuk ke Pot 2 dalam drawing Piala Asia U-20 2023 nanti. Alhasil, skuad Garuda Nusantara berhasil menghindari beberapa lawan berat nantinya di fase grup.
Lantas, siapa saja lawan berat yang tak akan jadi lawan Indonesia di fase Piala Asia U-20 2023 berdasarkan pot pengundian ini?
1. Jepang
Jepang U-20 dipastikan tidak akan menjadi lawan Timnas Indonesia karena sama-sama tergabung di Pot 2 pada bagan drawing.
Masih segar di ingatan bagaimana Jepang menjadi tim yang menyingkirkan Indonesia di Piala Asia U-20 2018. Saat itu Indonesia kalah 0-2 dari Jepang di babak perempat final.
Baca Juga: TC di Eropa, Timnas Indonesia U-20 akan Lakoni Enam Laga Uji Coba
Dengan tidak adanya Jepang, peluang Timnas Indonesia U-19 untuk bersaing di fase grup artinya masih terbuka lebar karena berkurangnya satu lawan berat.
2. Tajikistan
Meski belum pernah menjadi juara, performa Tajikistan di Piala Asia U-20 dalam beberapa edisi terakhir sedang bagus. Mereka selalu berhasil lolos hingga perempat final dalam dua edisi terakhir.
Sama seperti Jepang, Tajikistan juga tergabung di Pot 2 pada bagan drawing sehingga dipastikan tidak akan menjadi lawan Indonesia di fase grup.
3. Australia
Australia yang tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 nyatanya sangat berbeda penampilannya ketika mereka tampil di Piala AFF U-19 2022.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Hadapi Piala AFF U-19 2026, Termasuk Matthew Baker
-
Nova Arianto Buka Pintu Maaf untuk Fadly Alberto, Tunggu Keputusan Komdis PSSI
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair