Suara.com - Berikut deretan negara yang kerap menelan kekalahan di partai final Piala Dunia, di mana salah satunya bahkan mendapat predikat spesialis juara dua.
Menjuarai Piala Dunia merupakan mimpi bagi setiap negara dan pemain sepak bola yang bermain di level profesional.
Banyak negara dan pemain yang selalu bermimpi bisa merah trofi Piala Dunia, menyusul besarnya gengsi ajang empat tahunan tersebut.
Tak hanya menjadi juara, tampil di ajang Piala Dunia pun sudah menjadi impian banyak pesepak bola dan negara-negara anggota FIFA.
Pasalnya, sulit untuk bisa menembus panggung Piala Dunia, seiring banyaknya rintangan yang harus dilewati di babak kualifikasi.
Maka tak mengherankan jika banyak negara dan pemain yang tampil di Piala Dunia pun berani tampil habis-habisan agar bisa menjadi juara ajang tersebut.
Sayangnya untuk menjadi juara Piala Dunia bukanlah perkara mudah. Setidaknya hal ini telah dirasakan oleh beberapa negara yang nyaris menjuarai ajang bergengsi tersebut.
Ada beberapa negara yang hampir menjadi juara Piala Dunia, namun justru tumbang di laga terakhir atau partai final.
Lantas, negara mana saja yang kerap melangkah ke final Piala Dunia, tetapi gagal menjadi juara? Berikut daftarnya.
Baca Juga: Marcell Januar Beberkan Menu Latihan Timnas Indonesia U-19 di Turki
1. Belanda
Jika berbicara soal negara yang kerap menjadi runner up Piala Dunia, maka semua pikiran penikmat sepak bola akan mengarah ke Timnas Belanda.
Pasalnya tim berjuluk De Oranje ini beberapa kali menembus final Piala Dunia. Tercatat, mereka tiga kali berhasil menembus final ajang empat tahunan tersebut, yaitu Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010.
Dalam tiga kali kesertaannya di final Piala Dunia itu, Belanda selalu kalah dari lawan-lawannya dan harus puas menjadi runner up.
Tak pelak, catatan buruk tersebut membuat Belanda disebut-sebut sebagai spesialis runner up Piala Dunia hingga saat ini.
2. Hungaria
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS
-
Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Bangga Kembali Bela Timnas Inggris, akan Tampil di 3 Edisi Piala Dunia
-
Thomas Tuchel Utamakan Kekompakan dalam Pemilihan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
-
Isu Wabah Ebola, Kongo Tolak Permintaan Isolasi 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola
-
Pecah! Festival Sepak Bola Rakyat 2026 di Makassar Sukses Sedot Perhatian Ratusan Peserta
-
Persib Bandung Juara Super League, Eks Chelsea dan Real Madrid Ikut Semringah
-
Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
-
Timnas Iran Pindah Markas Piala Dunia 2026 ke Meksiko demi Hindari Masalah Visa AS
-
Real Madrid Resmi Berpisah dengan David Alaba
-
Manuel Neuer Dipastikan Jadi Kiper Utama Jerman di Piala Dunia 2026