Suara.com - Pelatih Chelsea Graham Potter mengatakan Brighton mempunyai penampilan lebis hebat dibanding Chelsea. Itu terucap saat Chelsea dikalahkan Brighton and Hove Albion dengan skor 1-4 pada pekan ke-14 Liga Inggris di Stadion Amex, Brighton, Sabtu.
Fisik timnya cukup terkuras setelah memainkan enam laga tandang pada sembilan pertandingan terakhir, termasuk di ajang Liga Champions.
Menurutnya, Chelsea bertemu dengan lawan yang bagus dan mereka harus menyadari telah melakukan kesalahan dalam pertandingan itu dan menganalisisnya nanti.
Menurutnya Chelsea di bawah tekanan, terlebih Brighton mendapatkan dukungan penuh dari suporter.
"Kami membuat beberapa kesalahan tak disengaja tapi itu bisa terjadi. Saya tidak akan melemparkan pemain ke belakang bus, mereka brilian dan melakukan segalanya untuk saya, tapi saya harus mengambil tanggung jawab dan mencari jalan untuk kami lebih baik lagi," terang Potter.
"Itu adalah bagian dari pekerjaan kami, bagian dari proses dan jika kami salah saya harus mengambil tanggung jawab untuk untuk dan berusaha lebih baik lagi," tegas Potter.
"Saya harus memberi selama kepada Brighton juga. Mereka melakukannya dengan baik. Kami memiliki kesempatan, skornya membuat membuatnya merasa sedikit mungkin lebih buruk daripada dalam hal kami memiliki peluang, kami memiliki sentuhan di dalam kotak yang sangat mirip dengan mereka," sambung dia.
"Mereka memiliki beberapa gol bunuh diri, kami memiliki beberapa peluang tetapi pada akhirnya, kami mungkin sedikit tetapi terlalu terbuka dan sekali lagi itu adalah tanggung jawab saya," katanya. (Antara)
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Brighton Bantai Chelsea 4-1, Kepulangan Graham Potter Berakhir Tragis
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Khianati Chelsea Demi Man City, Tabiat Buruk Enzo Maresca Dibongkar The Blues
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan