Suara.com - Jelang laga kandang lanjutan Liga Spanyol 2022/2023 kontra Cadiz, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menyoroti kelakuan negatif penyerang sayap andalannya, Vinicius Junior. Ancelotti tak ragu mengkritik attitude pemain internasional Brasil itu.
Pada laga pekan ke-13 Liga Spanyol, Selasa (8/11/2022) dini hari WIB lalu saat Real madrid takluk 2-3 di markas Rayo Vallecano, Vinicius menjadi pusat pembicaraan meski tidak mencetak gol ataupun asisst.
Dia menjadi sorotan karena berulah saat merayakan gol kedua Real Madrid yang dicetak Eder Militao.
Saat melakukan selebrasi, Vinicius terlihat mengarahkan perayaannya pada penggemar Vallecano yang ada di tribun. Tak hanya itu, pemain berusia 22 tahun itu juga beberapa kali terlihat melakukan protes dan perdebatan keras dengan bek Vallecano.
Protes dan debat dengan pemain lawan ini bukan yang pertama kali dilakukan Vinicius pada musim 2022/2023 ini. Dia terlihat cukup sering melakukannya.
"Dia (Vinicius) harus jadi lebih baik, provokasi bukanlah fair play. Seorang pemain masuk ke lapangan untuk bermain sepak bola, bukan memancing emosi lawan," kata Ancelotti seperti dimuat football-espana, Kamis (101/11/2022).
Pada pertandingan melawan Vallecano, Ancelotti kerap terlihat berdebat dengan Vinicius dan meminta pemainnya itu lebih tenang.
"Saya harus mengajarkannya untuk tidak mudah terpancing emosi. Sulit untuk melakukannya, tapi dia bisa lebih baik karena dia masih muda," tutur pelatih kawakan Italia berjuluk Don Carletto itu.
"Jadi tanggung jawab saya untuk mengajarinya, tapi dia memang masih muda," tukasnya.
Baca Juga: Real Madrid vs Cadiz, Ancelotti Harap Fokus Pemain Tak Terpecah Persiapan Piala Dunia 2022
Real Madrid sendiri akan menjamu Cadiz pada laga pekan ke-14 LaLiga di Santiago Bernabeu pada Jumat (11/11/2022) dini hari nanti pukul 03.00 WIB.
Los Blancos untuk sementara menduduki peringkat kedua klasemen Liga Spanyol 2022/2023 dengan 32 poin, terpaut lima poin dari Barcelona yang menduduki urutan teratas.
Berita Terkait
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Piala Dunia 2026 Uji Tradisi: Rekor 92 Tahun, Juara Dunia Selalu Dipimpin Pelatih Lokal
-
Atletico Madrid Hancurkan Barcelona 4-0! Diego Simeone Ejek Lamine Yamal
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga