Suara.com - Sebelum selesai kekesalan Lionel Messi dengan pelatih Belanda Van Gaal. Lionel Messi melakukan selebrasi provokatif dengan tangan menutup telinga gaya legenda Barcelona yang juga pahlawan Argentina Juan Roman Riquelme di depan Louis van Gaal setelah mencetak gol.
Messi salah satu pesepak bola yang jarang melakukan selebrasi profokatif sebenarnya. Cuma, di laga Argentina vs Belanda semalam, tampaknya Messi sudah terlanjut dongkol dengan Van Gaal.
Usut punya usut, Riquelme juga menjadi korban Van Gaal karena pernah diremehkan.
Kini senasib, Messi melakukan hal yang sama.
Dikutip dari LBS Sport, memang sebelum pertandingan itu Van Gaal membuat beberapa komentar kontroversial. Salah satunya komentar soal Messi.
“Messi memang pemain paling berbahaya yang menciptakan peluang paling banyak dan juga membuatnya sendiri,” kata van Gaal.
“Tapi di sisi lain dia tidak banyak bermain dengan lawan saat dia menguasai bola. Di situlah peluang kita berada.”
Ini lah yang membuat Messi melakukan selebrasi tidak sopan ke arah van Gaal yang ada di deretan bangku cadangan Belanda usai mencetak gol saat adu penalti.
Usai peluit akhir, Messi pun mendekati van Gaal dan menyuarakan beberapa komentar pedas ke arahnya.
Baca Juga: Walid Regragui Ingin Pelatih Non-Eropa Lebih Dihormati, Maroko Siap Bungkam Portugal?
Lionel Messi terlibat bentrok dengan pelatih Belanda Louis van Gaal dan asistennya, Edgar Davids pasca waktu normal berakhir.
Tensi panas antara Messi dan kubu Belanda kemudian berlanjut pasca pertandingan di mana La Pulga meneriakkan kata-kata kasar saat sesi wawancara dengan salah satu stasiun televisi.
"Apa yang kamu lihat, idiot? Pergi sana," teriak Lionel Messi di sela-sela wawancara pasca laga.
Duel Belanda vs Argentina yang dimenangkan Tim Tango lewat adu penalti (4-3) pasca bermain imbang 2-2 selama 120 menit itu memang berlangsung keras dan penuh drama.
Wasit Spanyol Antonio Mateu Lahoz mengeluarkan 15 kartu kuning selama pertandingan penuh taktik dan drama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan