Suara.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah diramaikan dengan suporter Timnas Indonesia untuk menonton laga leg 1 semifinal Piala AFF 2022 Indonesia vs Vietnam, Jumat sore ini. Di antara mereka yang menonton adalah anak sekolah.
"Saya sengaja bolos sekolah untuk dukung Timnas Indonesia lawan Vietnam. Semoga bisa meraih kemenangan," ungkap salah satu suporter, Andi Prasetyo saat diwawancara di GBK.
Andi Prasetyo merupakan suporter PSIS Semarang. Dia ikut rombongan PSIS Semarang dari Jawa Tengah. Jumlah yang datang hingga ratusan orang.
Jurnalis Bolatimes, Ronald Seger Prabowo melaporkan suporter PSIS Semarang itu tiba di Jakarta pukul 11.00 WIB.
Rombongan sebanyak tiga bis berangkat dari Gelora Tri Lomba Juang, Semarang sekitar pukul 01.30 dini hari tadi WIB.
Satu penumpang dibanderol tarif Rp400 ribu sudah termasuk bus, tiket kategori 2 serta sekali makan pagi.
Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam dalam semifinal leg pertama Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (6/1/2023) sore WIB. Tentu saja ini diprediksi bakal menjadi duel seru dan menarik buat ditonton pecinta sepak bola Tanah Air.
Kedua tim punya modal bagus menatap pertandingan ini. Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal status runner-up Grup A d dengan catatan tiga menang melawan Kamboja, Brunei Darussalam, dan Filipina. Sementara satu laga lagi imbang melawan Thailand.
Timnas Indonesia mengoleksi 10 poin, sama dengan Thailand yang lolos sebagai juara grup. Namun, skuad Garuda kalah jumlah gol dari Gajah Perang.
Baca Juga: Perbandingan Harga Tiket Semifinal Piala AFF 2022, Indonesia Paling Mahal?
Sementara Vietnam datang dengan kepercayaan diri yang sedikit lebih bagus. Tim asuhan Park Hang-seo melangkah ke semifinal dengan status juara Grup B. Tidak hanya itu, Vietnam belum kebobolan sampai dengan saat ini.
Hanya saja, Vietnam harus bermain lepas. Tekanan dari suporter Timnas Indonesia bukan tidak mungkin menghancurkan mental bermain The Golden Stars.
Perkiraan susunan pemain
Timnas Indonesia (4-4-1-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Jordi Amat, Pratama Arhan; Egy Maulana Vikri, Marselino Ferdinan, Marc Klok; Yakob Sayuri; Witan Sulaeman, Dendy Sulistyawan.
Pelatih: Shin Tae-yong.
Vietnam (5-3-2): Dang Van Lam; Ho Tan Tai, Do Duy Manh, Nguyen Thanh Chung, Bui Hoang Viet Anh, Doan Van Hau; Do Hung Dung, Nguyen Quang Hai, Nguyen Van Quyet; Pham Tuan Hai, Nguyen Tien Linh.
Pelatih: Park Hang-seo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan