Suara.com - Shin Tae-yong bukan pelatih biasa di mata generasi Timnas Indonesia saat ini. Kedisiplinan Shin Tae-yong membawa perubahan dari sisi karakter pemain Indonesia.
Dalam ceritanya di kanal YouTube Pebasket Sombong Denny Sumargo, Shin Tae-yong mengungkap ada pemain yang sudah dicoret olehnya karena indisipliner minta diberi kesempatan lagi.
Tetapi, juru taktik asal Korea Selatan itu tak mengungkap sosok tersebut.
Shin Tae-yong pun punya alasan mengapa melakukan hal tersebut. Ia berharap ada perasaan jera sehingga pemain tidak mengulanginya lagi.
Menurutnya, disiplin sebagai pesepakbola penting dilakukan. Sikap sangat berpengaruh ketika bertanding di lapangan nanti.
"Harus sama-sama menghargai dengan sama-sama respek. Sebelum kita membicarakan bola kita harus menjadi manusia yang baik," sambungnya.
"Ya karena sebelumnya belum pernah ada regulasi yang jelas. Jadi mau diadakan regulasi jelas. Biar bisa ada pengaruh baik sampai ke pertandingan nanti," pungkasnya.
Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih tegas. Ia tidak segan mencoret anak asuhannya yang berbuat macam-macam di Timnas Indonesia.
Hal ini pernah dilakukan Shin Tae-yong kepada beberapa pemain Timnas Indonesia.
Baca Juga: Jadwal ADO Den Haag di Liga Belanda 2023/2024: Menanti Aksi Rafael Struick
Alhasil, sampai kini, mereka yang disebut-sebut melakukan indisipliner tak lagi dipanggil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top