Suara.com - Arema FC mengejar tiga poin alias kemenangan pada laga pekan ke-20 BRI Liga 1 ketika menjamu Persik Kediri, Senin (27/11), agar bisa segera keluar dari zona degradasi.
Arema FC saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 18 poin dari 19 pertandingan, terpaut empat poin dari zona aman yang diisi Persita Tangerang (peringkat 15) yang sudah memainkan laga pekan ke-20.
Meski masih di zona merah, Arema FC tercatat sudah tak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya di Liga 1 2023/2024, menang atas Dewa United serta menahan seri tim-tim papan atas macam Persib Bandung dan Madura United.
Melawan Persik, tentu Arema FC ingin terus menjaga tren positif mereka tersebut.
“Kami tidak mau kalah, kami butuh pundi-pundi poin untuk bisa segera keluar dari zona degradasi,” kata pelatih kepala Arema FC, Fernando Valente seperti disitat dari Antara, Minggu (26/11).
"Kami ingin menang di kandang (lawan Persik). Kami butuh tiga poin itu," sambung juru taktik berpaspor Portugal itu.
Tim Singo Edan --julukan Arema FC, kata Valente, siap menciptakan kesulitan bagi tim lawan untuk mendulang poin di kandang sementaranya di Bali.
Selama dua minggu rehat karena jeda internasional November, tim asal Malang, Jawa Timur itu fokus melakukan persiapan baik latihan fisik, teknik dan taktik untuk memenangi pertandingan melawan Persik.
“Kami habiskan dua minggu untuk mempersiapkan pertandingan. Kami kerja keras bersama seluruh tim,” kata Valente.
Baca Juga: Bhayangkara FC vs Persija: Hadapi Tim Peringkat Buncit, Thomas Doll Anti Meremehkan
Sementara itu, tim tamu Persik sendiri saat ini berada di posisi yang lebih baik yakni mengoleksi 26 poin dan bertengger di peringkat kesembilan klasemen sementara Liga 1.
Berita Terkait
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
-
Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat