Suara.com - Justin Hubner, pemain berdaraj Belanda yang baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki ambisi besar bersama Timnas Indonesia. Upayanya untuk membawa Garuda bersaing di Piala Dunia menjadi fokus utamanya setelah melalui proses sumpah setia di Kanwil Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta pada Rabu (6/12).
Dengan status WNI yang sudah diperolehnya, Hubner kini memiliki peluang besar untuk berkompetisi dalam berbagai ajang bersama Timnas Indonesia.
"Semoga Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia tentunya," kata kapten Wolves U-21 itu.
Saat ini, skuad yang dibimbing oleh Shin Tae Yong tengah berjuang untuk melangkah ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meskipun Indonesia berada di posisi juru kunci Grup F dengan hanya satu poin, Hubner tetap optimistis dan berkeyakinan bahwa masih ada peluang besar untuk mencapai tujuan tersebut.
Hasil imbang melawan Filipina dan kekalahan telak 1-5 di markas Irak tidak membuat Hubner patah semangat.
Dengan empat pertandingan tersisa, ia percaya bahwa tim memiliki kesempatan besar untuk meraih hasil positif.
Peluang ini juga membuka pintu bagi Indonesia untuk tampil di Piala Asia 2023, bersaing dengan tim-tim tangguh seperti Jepang, Irak, dan Vietnam.
Menolak untuk bersikap pesimistis, Hubner mengekspresikan ambisinya untuk meraih kemenangan melawan lawan-lawan kuat Asia di Piala Asia 2023.
Baca Juga: Bek Tengah Timnas Indonesia Melimpah usai Justin Hubner Sah Jadi WNI
"Di Piala Asia nanti semoga bisa memenangkan beberapa pertandingan di sana. Kami ingin membuat Indonesia bangga atas apa yang kami lakukan," ucapnya, menunjukkan tekad tinggi untuk memberikan prestasi gemilang bagi negeri ini.
Profil
Lahir di Belanda pada 14 September 2003, Hubner adalah putra dari Ferdinan Patrick Rudolf Hubner dan Brigitte Prophitus.
Ayahnya memiliki keturunan Indonesia, dengan kakek Justin bernama Ferdinand Rudolf Hubner yang lahir di Makassar pada 11 Agustus 1948.
Meskipun lahir di Belanda, Hubner memiliki akar Indonesia yang kuat melalui garis keturunannya.
Awalnya diminati oleh Shin Tae Yong untuk bergabung dengan skuad Timnas Indonesia U-20 yang akan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-20 2023, proses naturalisasi Hubner sempat mengalami kendala seiring dengan pembatalan turnamen tersebut.
Meskipun demikian, proses naturalisasi Hubner tetap berlanjut.
Keberadaan Hubner akan memberikan tambahan kekuatan yang signifikan bagi Timnas Indonesia menjelang Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dengan pengalamannya sebagai bek tengah, Hubner diharapkan dapat menjadi pilar kuat dalam pertahanan tim.
Karier sepak bola Hubner dimulai ketika ia bergabung dengan akademi Brabant Youth.
Setelah menerima tawaran untuk bergabung dengan Den Bosch Youth di Belanda pada tahun 2017, Hubner terus menanjak dalam karier sepak bolanya.
Dari Den Bosch U-17, ia berhasil promosi ke tim Den Bosch U-18.
Bakat Hubner kemudian terlihat oleh pemandu bakat asal Inggris, dan di bawah manajemen Premium Star Sport Management, pemain berpostur tinggi 187 sentimeter ini mendapatkan kontrak dengan klub kasta kedua Liga Inggris, Wolverhampton Wanderers.
Pada usia 16 tahun, Hubner bergabung dengan tim akademi Wolves U-18. Setelah dua musim bermain dalam kompetisi usia muda, Hubner dipromosikan ke tim Wolves U-21.
Bersama Wolves U-21, ia tampil di kompetisi kasta ketiga Liga Inggris, yakni Premier League 2 2021/2022, dengan mencatatkan sembilan pertandingan dan tiga gol pada musim 2022/2024.
Gol terakhir Hubner bersama Wolves U-21 terjadi sebelum kepulangannya ke Indonesia untuk mengikuti upacara sumpah WNI.
Dalam pertandingan melawan Leicester U-21, Wolves U-21 berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-1.
Hubner, yang diamanahi sebagai kapten tim, turut menyumbang satu gol melalui tendangan kaki kiri yang indah dari situasi sepak pojok.
Justin Hubner menjadi pemain naturalisasi keenam di bawah kepemimpinan Shin Tae Yong, bergabung dengan daftar pemain seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?