Suara.com - Klub Premier League, Brighton & Hove Albion dihadapkan misi maha sulit untuk membalikan keadaan saat menjamu AS Roma dalam leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2023-2024, Jumat (15/3/2024).
Brighton akan menjamu AS Roma di American Express Community, Inggris, setelah tertinggal agregat 0-4 dari raksasa Italia itu buntut performa buruk di leg pertama di Stadion Olimpico, Roma.
Alhasil, mereka kini butuh kemenangan dengan margin lima gol untuk membalikan keadaan demi melangkah ke babak perempat final Liga Europa 2023-2024.
Baca juga: 5 Pesepak Bola yang Jauhi Alkohol dan Punya Kariernya Awet, Ada Cristiano Ronaldo
Misi tersebut jelas tidak akan mudah mengingat AS Roma bukanlah lawan sembarangan. Namun, kiper Brighton Bart Verbruggen optimis timnya masih punya peluang untuk membuat keajaiban.
Kiper 21 tahun itu yakin Brighton bisa membalikan keadaan menyusul hasil positif yang diraih pada laga terakhir mereka yakni kemenangan tipis 1-0 atas Nottingham Forest pada Minggu (10/3) lalu.
“Ya, jelas kami tahu kami harus bangkit kembali dari apa yang terjadi di Roma. Saya pikir kami menggunakan pertandingan ini untuk membalikkan keadaan dan mendapatkan dorongan kepercayaan diri yang besar untuk hari Kamis dan saya pikir itulah yang kami dapatkan," kata Verbruggen dikutip Suara.com dari laman resmi tim, Kamis (14/3/2024).
"Jika kami berbicara tentang pertandingan Roma, kami semua yakin bahwa kami bisa membalikkan keadaan. Kami akan memberikan yang terbaik dan menang 5-0," tambahnya.
Meskipun Brighton kalah 0-4 dari Giallorossi di Stadion Olimpico, Italia, Jumat (8/3) lalu, Verbruggen mengungkapkan bahwa suasana di ruang ganti tim telah berubah menjadi positif dan penuh motivasi setelah kemenangan atas Forest.
Baca Juga: Liverpool Hadapi Sparta Praha, Jurgen Klopp akan Berhati-hati Memainkan Mohamed Salah
“Kami sempat terpuruk, kami terpuruk, namun setelah pertandingan itu normal. Kami baru saja kalah 4-0 dan kami tahu apa yang dipertaruhkan," kata Verbruggen.
"Tapi menurut saya, itu hanya selama 24 jam dan setelah itu kami sepenuhnya fokus pada pertandingan ini (melawan Forest)," katanya.
Saat ini, Verbruggen menyatakan bahwa semangat di ruang ganti tim sangat tinggi dan semua pemain siap memberikan yang terbaik dalam pertandingan krusial melawan tim asuhan Danielle De Rossi.
"Suasananya bagus, semangatnya tinggi dan keyakinannya besar untuk hari Kamis, jadi kami akan memberikan yang terbaik," tegasnya, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati