Suara.com - PSS Sleman takluk 0-1 pada tamunya, pemuncak klasemen sementara Borneo FC dalam pertandingan pekan ke-29 Liga 1 2023/2024 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (15/3/2024) malam WIB.
Pada babak kedua, PSS Sleman kebobolan pada menit ke-59 melalui sundulan Felipe Cadenazzi yang memanfaatkan tendangan bola mati Stefano Lilipaly untuk Borneo FC.
Kim Kurniawan dan kawan-kawan berusaha menyamakan kedudukan sampai wasit Erfan Efendi meniup peluit panjang, namun usaha mereka selalu menemui kegagalan.
Dengan hasil, ancaman degradasi jelas terasa semakin nyata buat PSS. Saat ini, tim berjuluk Super Elang Jawa itu masih tercecer di peringkat ke-15 klasemen dengan 31 poin dari 29 pertandingan, hanya satu tingkat di atas zona merah.
PSS hanya unggul selisih gol dari peringkat 16, Arema FC yang ada di zona degradasi. Dengan tinggal lima laga tersisa bagi PSS di Liga 1 musim ini, ancaman turun kasta tentu terasa sangat nyata.
Terkait kekalahan lawan Borneo, pelatih PSS, Risto Vidakovic menyatakan timnya sudah berusaha maksimal, tapi memang tetap kehilangan poin.
"Kami harus kembali dari nol untuk memberikan semangat tim agar dapat menampilkan performa yang bagus, tetapi saya nilai tim sangat bagus lawan Borneo dan terus mendorong peluang," kata Vidakovic dalam jumpa pers pasca laga.
Meski demikian, pelatih asal Serbia itu tetap yakin PSS mampu mempertahankan status sebagai tim Liga 1 musim depan.
"Masih ada lima pekan tersisa. Kami tetap optimis dan kami tentu akan bekerja keras untuk mendapatkan hasil-hasil terbaik," tukasnya.
Baca Juga: Klasemen Terbaru BRI Liga 1: Arema FC hingga PSS Sleman, Persaingan Papan Bawah Sengit
Selanjutnya, skuad PSS akan tandang ke markas tim papan atas, Madura United pada laga pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/2024 pada 29 Maret mendatang setelah jeda internasional bulan ini.
Berita Terkait
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat