Suara.com - Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen, dua talenta sepak bola Indonesia yang berasal dari Amsterdam dan Oss, Belanda, telah menunjukkan kesetiaan mereka kepada negeri asal nenek moyang mereka, Indonesia.
Meskipun telah menghabiskan sebagian besar hidup mereka di Belanda, Thom dan Ragnar tidak pernah melupakan akar budaya mereka di Indonesia.
Keduanya mengambil langkah penting dengan terbang ribuan kilometer dari Belanda ke Indonesia untuk mengabdi sebagai Warga Negara Indonesia.
Setelah menyelesaikan kewajiban klub mereka di Eredivisie Belanda, Thom bersama SC Heerenveen dan Ragnar di Fortuna Sittard, keduanya segera menuju Indonesia untuk mengikuti proses naturalisasi di Jakarta.
BACA JUGA: Bojan Hodak Bongkar Penyebab Persib Mandul Gol Lawan Bhayangkara FC di BRI Liga 1
Kehadiran mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Vietnam menunjukkan komitmen mereka kepada timnas.
Dalam laga berikutnya melawan Vietnam di Hanoi, Thom dan Ragnar mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai starter, membuktikan kemampuan mereka di atas lapangan.
Thom Haye menunjukkan kemahirannya di lini tengah dengan menggantikan peran Ivar Jenner dan memberikan kontribusi penting dengan asis yang menghasilkan gol pertama.
Sementara Ragnar Oratmangoen, dengan kepiawaiannya sebagai striker, berhasil mencetak gol debutnya untuk Indonesia setelah melewati empat bek Vietnam.
Baca Juga: Kontrak Shin Tae-yong Diperpanjang atau Tidak Ditentukan Usai Piala Asia U-23
BACA JUGA: Philippe Troussier Curhat Usai Dipecat Vietnam, Tertutup ke Media Hingga Minta Maaf
Performa keduanya memperoleh pujian tinggi dari pelatih Shin Tae-yong, yang melihat potensi besar dalam mereka.
Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On juga mencatat penampilan solid mereka dalam kemenangan Indonesia atas Vietnam, menunjukkan kedalaman skuat timnas.
Di sisa kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia berada di jalur yang baik untuk lolos ke putaran ketiga setelah meraih dua kemenangan atas Vietnam.
Dengan sisa dua pertandingan, Indonesia hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk semakin mendekati impian Piala Dunia 2026.
Meskipun tantangan masih besar, Shin Tae-yong dan timnya percaya bahwa Indonesia memiliki potensi untuk mencapai prestasi besar di panggung internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi