Suara.com - Torino dikabarkan tertarik untuk mendatangkan bek Timnas Indonesia dari Venezia, Jay Idzes di bursa transfer jelang musim 2024-2025.
Kabar tersebut salah satunya disampaikan Tuttosport yang dikutip Suara.com dari Tuttomaercatoweb, Kamis (12/6/2024).
Idzes, yang kini berusia 24 tahun, dianggap sebagai salah satu bek tengah potensial bagi Torino. Hal itu tak lepas dari kontribusi besarnya membawa Venezia ke Serie A.
Idzes adalah bagian penting dari kesuksesan Venezia promosi ke Serie A 2024-2025 lewat jalur playoff.
Tercatat, bek berdarah Belanda-Indonesia itu tampil 30 kali dengan sumbangan tiga gol untuk Venezia di lintas kompetisi musim 2023-2024.
Berikut setidaknya 3 alasan Torino ngebet merekrut Jay Idzes dari Venezia:
1. Keberadaan Paolo Vanoli
Selain Jay Idzes, Torino diketahui mengincar pelatih Venezia Paolo Vanoli. Negosiasi disebut hampir mendekati akhir untuk tim asal kota Turin itu mengamankan jasa Vanoli.
Keberadaan Vanoli jadi salah satu faktor penting bagi Torino untuk sekaligus memboyong satu lagi sosok dari Venezia yakni Jay Idzes.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia dengan Performa Paling Gahar di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026
2. Calon Pengganti Alessandro Buongiorno
Vanoli, meski belum resmi dikontrak Torino, dikabarkan ingin merekrut Jay Idzes sebagai antisipasi andai bek andalan Torino Alessandro Buongiorno hengkang musim panas ini.
Alessandro Buongiorno diketahui tengah diincar oleh Napoli, dan bukan tak mungkin bakal segera meninggalkan klub sebelum musim baru dimulai.
3. Paham Visi Pelatih
Seperti yang telah disebutkan di atas, Torino mengincar Vanoli sebagai pelatih anyar. Tuttomercatoweb melaporkan bahwa Torino juga ingin merekrut Jay Idzes karena merupakan bagian dari strategi transfer mereka.
"Membangun saktu paket, Vanoli+Idzes, jual Dembelé dan tambahkan uang tunai antara 3 dan 4 juta," tulis Tuttomercatoweb saat membahas rencana Direktur Teknik Torino, Davide Vagnati.
Di atas kertas, andai berhasil merekrut Vanoli dan Idzes, Torino akan terbantu perihal adaptasi kedua sosok tersebut.
Sang pelatih punya pemain andalan yang paham visinya, sementara Idzes juga bakal lebih nyaman karena sudah mengenal metode latihan Vanoli di Venezia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!