Suara.com - Sandy Walsh menegaskan tak ingin fokus ke Timnas Indonesia sebelum jeda internasional. Dia ingin mengerahkan tenaga dan pikirannya untuk beradaptasi dengan klub barunya, Yokohama F. Marinos.
Timnas Indonesia akan kembali berlaga pada lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 20-25 Maret mendatang dengan menghadapi Australia dan Bahrain.
Namun, sebelum memulai persiapan bersama pelatih Patrick Kluivert, para penggawa Garuda termasuk Sandy Walsh disibukan oleh pekerjaan bersama klub masing-masing.
Khusus Sandy Walsh, periode sebelum jeda internasional Maret 2025 sangatlah krusial bagi kariernya.
Pasalnya, dia harus cepat beradaptasi setelah hengkang dari klub Belgia, KV Mechelen untuk bergabung dengan klub J.League Yokohama F. Marinos pada awal Februari ini.
"Fokus saya sampai jeda internasional tentu saja beradaptasi dengan F. Marinos, beradaptasi dengan liga," kata Sandy Walsh dalam wawancara dengan jurnalis Jepang,Wataru Funaki.
"Dan begitu pertandingan dari tim nasional datang, saya akan fokus saat itu."
Pesaing Sandy Walsh di Yokohama F. Marinos
Sandy yang bisa bermain sebagai bek sayap kanan maupun bek tengah, harus siap bersaing untuk mendapatkan tempat utama di skuad Yokohama F. Marinos.
Baca Juga: Rafael Struick: Itu Alasan untuk Bekerja Ekstra Keras
Meski berlabel sebagai pemain Eropa, Sandy Walsh tidak boleh meremehkan persaingan ketat di klub berjuluk Tricolor tersebut.
Di pos bek sayap kanan, Sandy Walsh memiliki saingan Ken Matsubara yang musim lalu menjadi pilihan utama tim dan tampil dalam 45 laga di lintas kompetisi.
Meski jadi pemain inti, Matsubara sejatinya kerap mendapatkan rotasi khususnya di J League. Dia tercatat absen dalam 10 laga Marinos, dan posisinya kerap digantikan Keigo Sakakibara atau Ren Kato.
Menariknya, Sakakibara dan Kato bukan berposisi sebagai bek sayap kanan. Hal itu membuat Sandy kini mutlak cuma bersaing dengan Matsubara di pos tersebut.
Sandy Walsh pun siap berjuang untuk mendapatkan tempat utama di klub barunya, yang sekaligus demi menjaga peluang tetap dipanggil Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert.
"Fokus saya sekarang di sini dan memberikan 100% kemampuan saya setiap hari," tegas Sandy Walsh.
Berita Terkait
-
Siapa Guru Patrick Kluivert di Banten? Ternyata Pimpin Pendekar, Bukan Orang Sembangan di Tangerang Selatan
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Iran, Kick-off Malam Ini
-
Swansea City Didesak untuk Jual Nathan Tjoe-A-On
-
Hidup Seperti Roda, Beda Nasib Pratama Arhan vs Rafael Struick Jelang Australia vs Timnas Indonesia
-
Rafael Struick: Saya Diizinkan Pergi
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Trik Khusus John Herdman Lahirkan Bintang Dunia seperti Jonathan David
-
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva Perkuat Lini Serang
-
Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Striker Juventus: John Herdman Pelatih yang Bisa Mengubah Batu Jadi Berlian
-
Bersinar di Barcelona, Joan Garcia Bicara Realistis soal Jadi Kiper Nomor 1 Spanyol
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Persib Bandung vs Persija, Suporter Tamu Dilarang Hadir di Stadion GBLA
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Deretan Penghargaan Punya John Herdman Sebelum Tangani Timnas Indonesia