Suara.com - Dua pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan berduel di Liga Thailand.
Hal itu terjadi di pertandingan Port FC vs Bangkok United di Liga Thailand, Minggu (16/3/2025).
Pertandingan dua klub yang dibela pemain Indonesia tersebut berakhir dengan skor 0-0.
Meski begitu, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan punya nasib yang berbeda.
Asnawi Mangkualam yang membela Port FC bermain sebagai starter atau dari menit pertama.
Pemain berusia 25 tahun tersebut tampil penuh 90 menit ketika melawan Bangkok United.
Di sisi lain, Pratama Arhan awalnya hanya duduk di bangku carangan.
Pemain asal Blora tersebut baru beraksi ketika menit ke-81.
Pratama Arhan masuk menggantikan Peerapat Notchaiya, tapi tak bisa mengubah keadaan sehingga skor berakhir 0-0.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Ini Jam Penerbangan Timnas Indonesia dari Jakarta ke Australia
Walau di klubnya Asnawi Mangkualam bermain dari awal, nyatanya nasibnya berbeda dengan Pratama Arhan di timnas Indonesia.
Pasalnya Asnawi tidak mendapatkan panggilan Patrick Kluivert di timnas Indonesia.
Eks PSM Makassar itu ditanggalkan oleh Patrick Kluivert.
Ia kalah saing dengan bek kanan skuad Garuda seperti Kevin Diks, Sandy Walsh, serta Eliano Reijnders.
Sedangkan Pratama Arhan tetap dipanggil oleh pelatih asal Belanda ke tim Merah Putih.
Padahal di posisi bek kiri juga saingannya tak main-main karena ada Calvin Verdonk, Dean James, Shayne Pattynama, serta Nathan Tjoe-A-On.
Terlepas dari itu, duel Asnawi dan Arhan menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia.
Apalagi dalam pertandingan tersebut, mantan pelatih timnas Indonesia yakni Shin Tae-yong ikut menonton langsung.
Setelah pertandingan selesai, Shin Tae-yong juga menemui langsung mantan anak asuhnya.
Terlihat kehangatan yang terjalin antara pelatih Korea Selatan itu dengan Asnawi serta Arhan.
Diketahui Asnawi dan Arhan bak anak kesayangan ketika timnas Indonesia masih ditangani oleh Shin Tae-yong.
Tag
Berita Terkait
-
Jay Idzes Bikin Musuh Terberat di Serie A Mati Kutu Jelang Australia vs Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Ketahuan Nonton Asnawi Mangkualam vs Pratama Arhan, Ada Misi Khusus?
-
Pamit ke Australia Pakai Bahasa Suroboyoan, Sandy Walsh: Dongane Ya, Rek!
-
Mees Hilgers Puji Setinggi Langit Patrick Kluivert: Kami Akan Lebih Baik
-
Australia vs Timnas Indonesia: Kevin Diks Percaya Hadirnya Patrick Kluivert Bisa Jadi Pembeda
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026