Suara.com - Ole Romeny menjadi satu nama yang menggendong timnas Indonesia di jeda internasional Maret 2025 ini.
Nama Ole Romeny resmi menjadi WNI pada Februari 2025 lalu usai menjalani sumpah di Inggris.
Setelah itu, pemain Oxford United tersebut mendapatkan panggilan ke timnas Indonesia pada Maret 2025.
Ole Romeny debut ketika timnas Indonesia melawan Australia pada 20 Maret 2025.
Striker 24 tahun tersebut mencetak gol debutnya, sayang skuad Garuda mengalami kelahan telak 1-5 atas Australia.
Performa apik pemain keturunan Medan ini juga merembet ketika timnas Indonesia menjamu Bahrain pada 25 Maret 2025.
Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Ole Romeny ternyata merasa kepanasan.
Hal itu memengaruhi fisik Ole Romeny yang ternyata merasa kelelahan.
"Mungkin sulit untuk menyadari betapa panasnya pertandingan ini," kata Ole Romeny dikutip dari Twitter ESPN NL.
Baca Juga: Siapa Domenico Tedesco? Eks Pelatih Timnas Belgia yang Disarankan Jadi Pengganti Patrick Kluivert
"Saya tidak terbiasa dengan panasnya, jadi Anda belajar untuk menghadapi juga kemenangannya."
"Saya benar-benar kelelahan sekarang, tapi sangat senang juga," tegas pemain yang bermain di Oxford United.
Mantan pemain FC Utrecht tersebut mengungkapkan bahwa mencetak gol selalu menyenangkan.
Akan tetapi, yang terpenting adalah tim bisa mendapatkan kemenangan.
"Ya, menceta gol selalu menyenangkan tentu saja, tapi tidak dengan kemenangan jadi pada akhirnya ini semua tentang kemenangan," beber Ole Romeny.
"Anda tahu betapa pentingnya kemenangan itu bagi seluruh negara, jadi saya sangat senang dengan itu," tegas pemain keturunan Medan ini.
Ole Romeny juga membeberkan bahwa suporter yang hadir di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta begitu menakjubkan.
"Tidak normal, saya tidak pernah mengalami hal seperti ini," kata Ole Romeny.
"Sebelumnya jika Anda melihat kerumunan penonton dari waktu ke waktu dan melihat apa yang dilakukannya, ini lebih dari sekadar sepak bola, ini lebih dari permainan, ini fantastis," tambah pemain berusia 24 tahun ini.
Sementara itu, Ole Romeny tercatat sudah mencetak dua gol dari dua pertandingan bersama skuad Garuda.
Pemain Oxford United tersebut punya selebrasi yang ikonik usai mencetak gol.
Ole Romeny meletakkan tangannya di bagian dagu untuk menegakkan kepala.
Nah, apa yang dilakukan striker tim Merah Putih ternyata punya makna mendalam.
Ia ingin anak-anak muda khususnya di Indonesia selalu menegakkan kepala apapun tantangannya.
"Selebrasinya soal selalu menegakkan kepala, selalu bekerja keras, dan ini jadi pesan juga bagi anak-anak muda Indonesia dan semuanya, ketika kita sedang dalam situasi sulit, kita harus tetap menegakkan kepala," kata Ole dalam konferensi pers usai laga.
Lebih lanjut, Ole Romeny mempersembahkan dua gol yang ia cetak buat orang-orang terkasih.
Yang pertama untuk keluarganya, kemudian selanjutnya untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Saya selalu bilang ke ibu saya, saya memang mendedikasikan setiap gol yang saya cetak untuk nenek saya, tetapi untuk saat ini, saya senang karena gol saya bisa berkontribusi untuk negara, ada yang senang, bahagia, dan menangis karena gol saya," kata Ole Romeny.
"Jadi saya dedikasikan juga gol ini untuk rakyat Indonesia," sambung penyerang Oxford United tersebut.
Berita Terkait
-
Sahur Ternikmat Ragnar Oratmangoen Pasca Timnas Indonesia Tumbangkan Bahrain
-
Patrick Kluivert: Makanya Percaya Kami
-
Kalahkan Bahrain, Justin Hubner: Itu yang Terjadi Jika Tidak Menghormati Kami
-
Dua Cara Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 usai Hajar Bahrain, Mana Lebih Mudah?
-
Patrick Kluivert Coret Maarten Paes Lawan China, Kesempatan Emil Audero Debut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?