Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Carlos Pena ternyata tidak terlalu memikirkan masa depannya yang terancam dipecat. Juru taktik asal Spanyol memilih fokus dengan sisa laga Macan Kemayoran meski mengakui punya keinginan untuk bertahan musim depan.
Seperti diketahui Carlos Pena dikontrak selama satu musim oleh manajemen Persija. Ia ditargetkan membawa tim kesayangan Jakmania itu finis di posisi empat klasemen akhir Liga 1 2024/2025.
Meski saat ini masih ada di jalur tersebut, posisi Persija masih belum aman. Rizky Ridho dan kawan-kawan masih rawan ditendang oleh tim-tim lain yang ada di bawahnya.
Bukan tidak mungkin Carlos Pena langsung didepak andai gagal memenuhi target menembus posisi empat besar. Pertaruhan sang pelatih akan berlangsung di lima pertandingan terakhir Liga 1 musim ini.
Carlos Pena mengaku sama sekali tidak memusingkan perihal masa depannya. Fokusnya saat ini adalah melewati lima pertandingan yang ada dengan hasil terbaik.
"Saya tidak (memikirkan musim depan). Saya lebih suka berpikir untuk jangka pendek," kata Carlos Pena kepada awak media usai pimpin latihan.
"Rencana jangka pendek adalah laga berikutnya. Kami masih punya lima pertandingan yang penting karena kami ingin mencapai target," jelasnya.
Lebih lanjut, Carlos Pena tidak khawatirkan masa depannya. Fokusnya kini adalah membantu Macan Kemayoran memenuhi target finish di posisi empat besar klasemen akhir Liga 1.
"Tentu saya ingin mempertahankan pekerjaan saya untuk musim depan. Saya selalu berkata untuk fokus pada masa kini yaitu di laga berikutnya. Saya tidak terlalu khawatir terhadap diri sendiri. Saya ingin membantu tim mencapai target," sambung Carlos menambahkan.
Baca Juga: Nasib Terkini Badak Lampung FC, Klub di Lampung sebelum Digusur Bhayangkara FC
Persija harus bisa sapu bersih lima pertandingan yang ada buat menjaga asa bertahan di posisi empat besar klasemen akhir. Jika tidak, bukan tak mungkin Macan Kemayoran terlempar dari big four.
Terdekat, Persija Jakarta akan menjamu Semen Padang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (27/4/2025). Di atas kertas seharusnya Ryo Matsumura dan kawan-kawan bisa meraih tiga poin.
Terlebih, Persija bermain di kandang. Dukungan dari The Jakmania akan meningkatkan motivasi bertanding untuk mengalahkan Kabau Sirah.
"Pengalaman saya di Pakansari bagus, rumputnya bagus dan hasil kami bagus. Itu salah satu lapangan yang paling bagus untuk kami karena kualitas rumputnya," carlos Pena menambahkan.
"Tapi bagi fans mungkin ini bukan lokasi terbaik tapi kami harus melihat situasinya. Kami harus fokus kepada pertandingan dan berharap dengan tiga poin," pungkasnya.
Saat ini Persija Jakarta masih bertahan di posisi empat besar klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan koleksi 47 poin dari 29 pertandingan. Tim asuhan pelatih Thomas Doll tersebut mencatatkan 13 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 8 kekalahan sepanjang musim ini.
Namun posisi Macan Kemayoran belum sepenuhnya aman. Jumlah poin Persija identik dengan Malut United, yang berada di posisi kelima dan hanya kalah selisih gol.
Situasi ini membuat laga-laga tersisa menjadi krusial bagi Persija, jika ingin mengamankan posisi di empat besar dan menjaga asa tampil di kompetisi Asia musim depan.
Malut United, sebagai pendatang baru yang mengejutkan banyak pihak, tampil konsisten dan terus menempel ketat di papan atas. Jika Persija terpeleset di salah satu dari lima laga tersisa, bukan tidak mungkin Malut United mengambil alih posisi tersebut.
Di atas Persija, Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin dan menjadi kandidat terkuat juara musim ini. Konsistensi permainan dan kedalaman skuad membuat tim berjuluk Pangeran Biru tersebut sangat sulit dikejar, apalagi mereka tampil solid baik di kandang maupun tandang.
Di bawah Persib, ada Dewa United (53 poin) dan Persebaya Surabaya (52 poin) yang masih memiliki peluang mengejar, namun harus berharap Persib tergelincir di lima laga terakhir. Kedua tim juga harus menjaga performa agar tidak tergeser dalam perebutan tempat di zona kompetisi Asia.
Bagi Persija sendiri, fokus utama saat ini adalah mengamankan posisi empat besar, yang bisa menjadi jalur alternatif ke turnamen Asia jika juara Liga 1 juga meraih tiket lewat jalur lainnya.
Dengan dukungan suporter yang selalu setia, serta kembalinya beberapa pemain kunci dari cedera, Persija masih memiliki modal kuat untuk menyelesaikan musim dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung