Suara.com - Guru Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert yaitu Jan Olde Riekerink puji habis-habisan Egy Maulana Vikri seperti Lionel Messi saat cetak gol. Bagi Pelatih Dewa United tersebut Egy punya kualitas jempolan.
Itu dikatakan Jan Olde saat timnya dikalahkan Malut United, 1-2 dalam laga pekan ke-30 di liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu. Meski gagal membawa timnya menang, penampilan Egy curi perhatian di laga ini.
Egy mencatatkan namanya di papan skor pada menit 43'. Proses gol yang dibuat mantan pemain Lechia Gdansk tersebut bisa dikatakan luar biasa.
Bak Lionel Messi, Egy Maulana Vikri meliuk-liuk melewati dua sampai tiga pemain Malut United. Jan Olde pun mengakui apa yang dilakukan anak asuhannya itu sangat baik.
Tidak mudah melakukan seperti Egy Maulana Vikri. Jika dilakukan orang lain bisa berpotensi mengalami cedera.
"Saya rasa dia (Egy Maulana Vikri) bisa cetak langsung sebenarnya, tetapi memang dengan kualitas dia, itu tak bisa diajarkan," kata Jan Olde beberapa waktu lalu.
"Itu tentang timing dan decision making. Saat saya main, saya gak bisa seperti itu. Saya bisa gitu, tapi langsung cedera tiga sampai empat bulan," jelasnya.
Adapun Egy Maulana Vikri memang punya kemampuan gocek yang bagus. Bahkan, pemain asal Sumatera Utara itu punya julukan Lionel Messi dari Indonesia.
"Soal finishing Egy itu luar biasa, dan bisa dilihat dia sebenarnya bisa cetak gol dari jarak 16 meter, luar biasa memang harus diakui," pungkasnya.
Baca Juga: Senggol Patrick Kluivert: Legenda Timnas Indonesia Buka Suara tentang Yakob dan Yance Sayuri
Liga 1 2024/2025 menyisakan empat pertandingan lagi. Egy Maulana Vikri bisa terus unjuk kebolehannya sebagai salah satu pesepak bola terbaik di Tanah Air.
Saat ini Dewa United masih ada di posisi kedua klasemen sementara Liga 1 dengan 53 poin. Selisih 11 poin dari pemuncak klasemen saat ini yaitu Persib Bandung.
Dewa United masih ada kans buat jadi juara meski butuh keajaiban. Empat laga tersisa wajib dimenangkan sambil berharap Maung Bandung tidak menang di sisa empat laga.
Empat pertandingan Dewa United adalah menghadapi Barito Putera (2 Mei), Persita Tangerang (9 Mei), Persis Solo (17 Mei), dan PSBS Biak (24 Mei). Dari segi kualitas tim seharusnya tim asuhan Jan Olde ini bisa menang.
Egy Maulana Vikri Layak Dipanggil Timnas Indonesia
Kualitas yang dimiliki Egy tersebut layak dipanggil ke Timnas Indonesia. Ia mampu bersaing dengan pemain-pemain asing di Liga 1.
Egy juga merupakan langganan Timnas Indonesia saat era kepelatihan Shin Tae-yong. Namun, dalam beberapa edisi terakhir ia lebih sering duduk di bangku cadangan karena kalah bersaing dengan pemain-pemain keturunan.
Di dua pertandingan Timnas Indonesia terakhir melawan Australia dan Bahrain, Egy Maulana Vikri tidak ikut serta. Bukan karena tidak dipanggil pelatih skuad Garuda Patrick Kluivert, tetapi masalah cedera.
Ada dua pertandingan Timnas Indonesia selanjutnya pada Juni 2025 dilanjutkan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Egy Maulana Vikri harus tetap konsisten supaya diboyong oleh Patrick Kluivert.
Timnas Indonesia terlebih dahulu akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 5 Juni. Kemudian di laga selanjutnya adalah menghadapi Jepang pada 10 Juni 2025.
Kedua laga ini sangat penting buat menjaga asa Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala Dunia 2026, baik itu lolos langsung atau melanjutkan kualifikasi ronde keempat. Oleh sebab itu dibutuhkan pemain berkualitas seperti Egy Maulana Vikri.
Berita Terkait
-
Senggol Patrick Kluivert: Legenda Timnas Indonesia Buka Suara tentang Yakob dan Yance Sayuri
-
Kuala Lumpur City Incar Pemain Indonesia, 3 Nama Ini Berpeluang Bergabung
-
Julukan Baru Joey Pelupessy Bodyguard The Professor, Thom Haye: Julukan yang Bagus
-
Pelatih: Elkan Baggott Menderita
-
Teman Kevin Diks: Dia Ingin Akhiri Karier...
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026