Suara.com - Menjelang laga bergengsi El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid, skuad Blaugrana mendapatkan suntikan kekuatan baru, Minggu (11/5/2025) malam. Alejandro Balde dan Marc Casado telah pulih dari cedera dan kembali masuk dalam daftar pemain. Meski begitu, pelatih Barcelona Hansi Flick menegaskan bahwa Balde tidak akan langsung tampil sebagai starter dalam pertandingan ini.
Pemain muda tersebut sebelumnya absen cukup lama akibat cedera hamstring yang dideritanya. Akibat cedera itu, Balde tak tampil di dua laga penting: final Copa del Rey dan semifinal Liga Champions.
Kini, ia telah menunjukkan progres positif dan siap tampil, namun Flick menyatakan bahwa Balde kemungkinan besar hanya akan turun sebagai pemain cadangan.
Dalam konteks ini, posisi bek kiri masih akan diisi oleh Gerard Martin. Meskipun performanya di lini pertahanan saat menghadapi Inter Milan sempat mendapat sorotan, Martin berhasil menampilkan kontribusi ofensif yang signifikan, termasuk dengan catatan dua assist dalam laga tersebut.
Ini menjadi alasan utama Flick mempertahankannya di posisi tersebut untuk menghadapi Real Madrid.
“Saya rasa saya tidak akan memainkan mereka di awal. Saya rasa Gerard dan pemain lainnya bermain dengan sangat baik, dan setelah cedera, keadaan sedikit berbeda. Setelah pertandingan ini, kami akan menghadapi tiga pertandingan lagi, jadi kami harus berhati-hati. Saya rasa Balde bisa bermain di babak kedua, ia siap untuk itu,” kata Hansi Flick, dikutip dari Football-Espana, Minggu (11/5/2025).
Komposisi Lini Belakang yang Tidak Biasa
Barcelona harus tampil tanpa bek senior Jules Kounde di laga kali ini. Absennya Kounde membuat Flick beralih kepada kombinasi yang lebih jarang digunakan.
Eric Garcia dan Gerard Martin menjadi pilihan utama di lini pertahanan. Dalam pertandingan sebelumnya kontra Inter, Garcia tampil cukup solid meski menempati posisi bek kanan, dan tampaknya akan kembali dipercaya mengemban peran tersebut.
Baca Juga: Hansi Flick Ngakak Ceritakan Kebiasaan Merokok Wojciech Szczesny Jelang El Clasico
Sementara itu, meski Balde sudah fit secara medis, kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk tampil penuh.
Hal yang sama juga berlaku bagi striker andalan Robert Lewandowski. Keduanya kemungkinan besar hanya akan masuk di babak kedua untuk menjaga kebugaran mereka menjelang jadwal padat di sisa musim.
Barcelona Tampil Agresif dengan Garis Pertahanan Tinggi
Di bawah arahan Hansi Flick, Barcelona menunjukkan pendekatan berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. Mereka kini lebih berani dengan memainkan garis pertahanan yang tinggi.
Gaya ini memang menuai kritik, terutama setelah beberapa kali kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. Salah satunya terjadi saat laga melawan Inter di Liga Champions.
Flick mengungkapkan bahwa pendekatan ini adalah bagian dari filosofi tim secara keseluruhan.
Menurutnya, tekanan terhadap bola tidak hanya menjadi tugas lini belakang, tetapi tanggung jawab seluruh tim. Meski sempat menemui kesulitan pada awal musim, para pemain perlahan mulai beradaptasi dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam eksekusinya.
Inigo Martinez, Pemimpin Baru di Lini Belakang
Salah satu pilar yang mencolok dalam barisan pertahanan Barcelona musim ini adalah Inigo Martinez. Pemain veteran tersebut tampil konsisten dan memainkan peran penting sebagai pemimpin lini belakang.
Gaya bermainnya yang tenang dan penuh perhitungan menjadikan Martinez sebagai sosok yang mampu mengatur ritme permainan dari lini belakang.
Di usianya yang memasuki 32 tahun, kemampuan adaptasi Martinez terhadap sistem baru Flick menjadi sorotan.
Ia tidak hanya mampu bertahan dengan baik, tetapi juga menunjukkan kualitas kepemimpinan dalam setiap sesi latihan dan pertandingan resmi. Mentalitas positif yang ditularkannya menjadi elemen penting dalam ruang ganti tim.
Tantangan Berat Bagi Eric Garcia dan Gerard Martin
Meskipun duo bek sayap ini tampil menjanjikan, ujian berat menanti mereka di laga El Clasico. Gerard Martin kemungkinan besar akan lebih bebas bergerak karena lawannya di sisi kanan tidak seberbahaya Denzel Dumfries yang dihadapinya saat melawan Inter.
Namun, Eric Garcia yang menempati sisi kiri harus menghadapi tantangan besar dari pemain-pemain eksplosif Real Madrid seperti Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
Kekurangan kecepatan Garcia menjadi titik rawan yang bisa dimanfaatkan lawan. Namun, pengalaman serta pemahamannya terhadap permainan bisa menjadi kunci untuk menahan laju pemain-pemain cepat Madrid.
Dalam laga melawan Inter, Garcia menunjukkan kematangan dalam menjaga posisi, terutama saat menghadapi serangan balik cepat.
Dengan potensi ancaman dari lini serang Real Madrid dan belum pulihnya beberapa pemain kunci secara penuh, laga ini akan menjadi ujian besar bagi taktik Flick dan kemampuan adaptasi para pemain muda Barcelona.
Satu hal yang pasti, El Clasico kali ini tetap menjanjikan drama dan pertarungan taktis yang intens di setiap lini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat