Suara.com - Publik sepak bola Indonesia jelang berakhirnya kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 menyoroti sepak terjang Komite Displin PSSI alias Komdis PSSI.
Komdisi PSSI jadi sorotan pasca menjatuhkan sanksi berat kepada bek PSM Makassar, Yuran Fernandes.
Yuran Fernandes dijatuhi hukuman 1 tahun tak boleh beraktifitas di sepak bola Indonesia plus denda Rp25 juta.
Dalam putusannya, Komdis PSSI menyebut Yuran Fernandes melakukan pelanggaran yakni, membuat pernyataan secara tertulis melalui media sosial yang mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan dan sepak bola Indonesia.
Komdisi PSSI dari hasil sidang tertanggal 8 Mei 2025 juga menyebut Yuran melakukan pelanggaran yakni memukul layar monitor VAR.
Keputusan berat Komdis PSSI kepada Yuran pun jadi sorotan. Bahkan menurut bos PSM, Sadikin Aksa, keputusan Komdis PSSI kepada Yuran bikin kaget ketum Erick Thohir.
“Pak Erick juga cukup terkejut dengan keputusan tersebut. Namun beliau menjelaskan bahwa Komdis adalah badan independen yang tidak bisa diintervensi oleh pengurus PSSI. Karenanya, beliau menyarankan agar kami segera menempuh jalur banding ke Komisi Banding,” kata Aksa.
Pihak PSM sendiri mengambil langkah akan mengajukan banding atas putusan Komdis PSSI tersebut.
Terbaru, sepak terjang Komdis PSSI kembali jadi sorotan dengan menjatuhkan sanksi tambahan kepada pemain Persib, Ciro Alves.
Baca Juga: Sanksi FIFA dan Reduksi Peluang Indonesia Ajukan Diri Menjadi Tuan Rumah Ronde Keempat
Seperti diketahui, pemain asal Brasil tersebut mendapatkan sanksi tambahan berupa larangan bermain dalam dua pertandingan kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Hukuman kepada Ciro Alves ini merupakan buntut dari insiden penyikutan terhadap pemain Malut United yang berujung kartu merah langsung, pada laga pekan ke-31 kompetisi BRI Liga 1 2024/25 di Stadion Kie Raha, 2 Mei 2025 lalu.
Keputusan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Komdis PSSI Liga 1 2024/25 bernomor 159/L1/SK/KD-PSSI/V/2025, yang ditandatangani oleh Ketua Komdis, Eko Hendro Prasetyo, SH, MH, pada 8 Mei 2025.
Rekam Jejak Eko Hendro Prasetyo
Komdis PSSI saat ini dipimpin oleh Eko Hendro Prasetyo. Eko dibantu oleh Asep Edwin sebagai wakil ketua dan tiga anggota lainnya yakni M Nigara, Aji Ridwan dan Hasani Abdulgani.
Siapa Eko Hendro Prasetyo? Ditunjuknya Eko sebagai ketua Komdis PSSI sempat dipertanyakan netizen di laman sosial media.
Berita Terkait
-
Sanksi FIFA dan Reduksi Peluang Indonesia Ajukan Diri Menjadi Tuan Rumah Ronde Keempat
-
Ciro Alves Dapat Sanksi Tambahan dari Komdis PSSI, Persib Ambil Langkah Ini
-
PSSI Dihukum, Media Asing Sebut Tim Indonesia Tetap Punya Kans Bersejarah
-
Selamat Tinggal Ciro Alves, Istri Bagikan Kabar Sangat Buruk Buat Bobotoh
-
Potensi Sanksi yang Akan Didapat Arema FC Usai Kaca Bus Persik Kediri Pecah karena Lemparan Batu
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa