Suara.com - Penampilan impresif Emil Audero bersama Palermo di Serie B musim 2024/2025 terus mencuri perhatian, terutama menjelang laga krusial Timnas Indonesia kontra China pada 5 Juni mendatang.
Kiper naturalisasi ini menunjukkan performa konsisten dan solid di bawah mistar gawang, namun kini hanya satu hal yang menghambat debut resminya bersama skuad Garuda: waktu.
Meski sudah menunjukkan kelasnya sebagai penjaga gawang top, Emil Audero kemungkinan besar tidak bisa bergabung tepat waktu dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia yang akan dimulai pada 26 Mei 2025 di Bali.
Pasalnya, Palermo—klub yang ia bela saat ini—berhasil memastikan tempat di babak playoff promosi ke Serie A 2025/2026, yang berarti Audero harus tetap fokus bersama klub hingga akhir Mei, bahkan bisa saja sampai awal Juni.
Keberhasilan Palermo ini sekaligus menjadi "berkah sekaligus bencana" bagi Timnas Indonesia. Di satu sisi, performa apik Audero menjadi bukti kualitasnya.
Di sisi lain, keterlambatannya bergabung bisa menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Shin Tae-yong, apalagi kiper utama Maarten Paes dipastikan absen akibat akumulasi kartu.
Salah satu penampilan terbaik Audero musim ini terjadi saat Palermo sukses menundukkan Frosinone 2-0 pada 10 Mei 2025.
Dalam laga tersebut, Audero tampil luar biasa dengan mencatat clean sheet yang sangat krusial untuk mengamankan posisi Palermo di zona 8 besar, yang menjadi syarat lolos ke fase playoff.
Berkat kemenangan itu, Palermo memastikan tempat di babak playoff promosi ke Serie A. Prestasi ini menjadi bukti bahwa Audero bukan hanya menjadi pelengkap skuad, tetapi benar-benar menjadi tulang punggung tim berjuluk Il Rosanero tersebut.
Baca Juga: Penyerang Keturunan di MLS: Saya Siap Naturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia
Tidak berhenti di situ, Emil Audero kembali menunjukkan ketangguhannya saat Palermo bermain imbang 1-1 melawan Carrarese pada 14 Mei 2025 di Stadion Renzo Barbera.
Meski kebobolan satu gol dari Steven Shpendi, Audero melakukan dua penyelamatan penting dan mencatat statistik mengesankan seperti 85 persen akurasi umpan dan delapan kali recoveries, menurut data Fotmob.
Hasil imbang tersebut memastikan Palermo menutup musim reguler di peringkat kedelapan dengan koleksi 52 poin dari 38 pertandingan.
Posisi itu membuat mereka berhak tampil di babak playoff promosi dan akan menghadapi Juve Stabia pada 18 Mei 2025.
Walau saat ini membela Palermo, Emil sejatinya adalah milik Como 1907, klub yang juga bermain di Serie B. Ia dipinjamkan sejak Januari 2025 dan sudah tampil dalam 14 pertandingan, mencatat 3 clean sheet, 49 penyelamatan, dan hanya kebobolan 20 gol.
Dengan performa tersebut, Audero diyakini akan kembali bermain di kasta tertinggi Italia musim depan, entah bersama Como atau jika Palermo sukses promosi.
Yang jelas, kariernya tengah menanjak, dan Timnas Indonesia bisa sangat diuntungkan jika Emil bisa bergabung tepat waktu.
Kabar baiknya, Audero tetap berada dalam radar Patrick Kluivert sebagai opsi utama penjaga gawang. Namun jadwal padat playoff Palermo menjadi tantangan tersendiri.
Apabila Palermo terus melaju di babak playoff, maka Emil bisa terlambat bergabung dengan Timnas dan terancam tidak bisa tampil saat Timnas Indonesia menjamu China pada 5 Juni.
Situasi ini menjadi tantangan besar bagi tim pelatih Timnas Indonesia. Kehilangan Maarten Paes sudah menjadi satu kerugian, dan kini mereka dihadapkan pada kemungkinan kehilangan Audero juga.
Padahal, laga melawan China sangat penting dalam upaya Indonesia meraih tiket ke putaran berikutnya di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dengan refleks tajam, posisi yang stabil, dan distribusi bola yang rapi, Emil Audero dinilai sebagai salah satu opsi terbaik di bawah mistar. Kini, para pendukung Timnas Indonesia berharap agar prosesnya ke skuad Garuda berjalan lancar dan tidak terhambat oleh jadwal kompetisi di Italia.
Apabila Emil Audero bisa tampil, Timnas Indonesia diyakini akan memiliki pertahanan yang lebih kokoh untuk menghadapi tekanan dari tim sekelas China. Saat ini, tinggal waktu yang menjadi lawan utama sang penjaga gawang.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat