Suara.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra mengungkap hal mengejutkan terkait nahkoda musim depan.
Sosok yang akrab disapa Teco itu menyatakan manajemen klub itu sudah mengantongi pelatih baru pengganti dirinya setelah musim BRI 2024/2025 selesai.
Hal itu ditegaskan dia dalam jumpa pers di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (16/5/2025).
"Pasti manajemen sudah punya pelatih baru, pasti dia sudah lihat beberapa pertandingan dari Bali, terus juga besok dan pertandingan terakhir lawan Persebaya," kata Teco melansir ANTARA.
Menurut Teco, pelatih baru nanti akan menilai para pemain yang masih layak dipertahankan sesuai kontrak bersama skuad Serdadu Tridatu.
Namun, ia tidak eksplisit menyebutkan nama calon pengganti dirinya itu.
Bali United dikabarkan mengincar pelatih PEC Zwolle, Johnny Jansen, sebagai calon pengganti Stefano Cugurra.
Jansen memang dipastikan akan meninggalkan Eliano Reijnders dan kawan-kawan setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2025 mendatang.
Di sisi lain, pelatih asal Brasil itu juga sudah berbicara dengan pemain-pemainnya agar lebih intensif berlatih dan terus bermain bagus.
Baca Juga: Tak Mau Degradasi, Madura United Kerahkan Kekuatan Penuh Lawan Bali United
"Agar pelatih baru bisa melihat mereka saat main. Mereka bisa main inti atau di bangku cadangan. Dia harus kerja keras," ucapnya.
Manajemen Bali United hingga saat ini masih belum banyak berkomentar terkait keputusan Teco untuk mundur.
Ada pun CEO Bali United Yabes Tanuri melalui laman resminya pada 19 April memuji dedikasi pelatih yang membawa klub ini dua kali menjuarai Liga 1.
"Kami dari manajemen berterima kasih untuk enam tahun perjuangan coach Teco bersama kami. Kami akan berusaha mencari pelatih baru untuk musim depan," kata Yabes.
Sejumlah nama diperkirakan menjadi pengganti Teco, namun hal itu belum bisa dipastikan kebenarannya sebelum diumumkan oleh manajemen Bali United.
Teco mengumumkan mundur sebagai pelatih Bali United usai kalah melawan Persib Bandung pada 18 Aporil.
Kekalahan di kandang Maung Bandung itu merupakan hasil minor tujuh kali berturut-turut pertandingan Liga 1 sejak 17 Februari hingga 18 April.
Teco mengungkapkan alasan memilih mundur sebagai pelatih kepala Bali United karena sudah mencapai titik maksimal berkontribusi kepada tim tersebut.
Teco membawa Bali United dua kali menjuarai Liga 1 Indonesia pada musim 2019 dan 2022.
Teco akan mengakhiri kontrak dengan Bali United setelah mendampingi tim laga tandang melawan Persebaya di Surabaya pada Jumat pekan depan.
Jansen sebelumnya mengaku sudah ada tawaran dari Bali United.
"Memang ada tawaran dari Bali United, dan saya sedang mempertimbangkannya," kata Jansen dalam wawancara.
Menurutnya, peluang melatih di luar negeri merupakan bentuk petualangan menarik bagi dirinya dan keluarganya.
"Jika saya pergi ke luar negeri, itu karena saya mencari pengalaman baru, bukan hanya pekerjaan," ungkapnya.
Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan bahwa Bali United hanyalah satu dari beberapa opsi yang ia miliki.
Jansen juga menyebut masih membuka kemungkinan untuk tetap melatih klub di Belanda.
"Apa yang saya miliki di Belanda sangat nyaman dan menyenangkan untuk saat ini," jelasnya lagi.
Ia menambahkan bahwa keluarganya akan menempati rumah baru di Assen pada akhir September 2025.
Kondisi itu membuatnya berada di posisi sulit untuk mengambil keputusan soal masa depan kariernya.
"Saat ini saya belum membuat keputusan akhir, semua masih terbuka," tegas Jansen.
Meski masa depannya masih misterius, Jansen tetap fokus menuntaskan tugasnya bersama PEC Zwolle.
Timnya dijadwalkan akan menghadapi Willem II dan Groningen pada dua laga terakhir musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia