Suara.com - Nasib malang klub asal Koya Paling Tenang di Italia, Venezia, yang menatap degradasi ke Serie B musim depan.
Venezia yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, berada dalam kondisi yang sangat sulit saat ini.
Khususnya untuk bisa mentas dari zona degradasi dan mencoba bertahan di Serie A musim depan.
Misi tersebut bukan hal mustahil dilakukan, tetapi sangat berat untuk bisa diwujudkan Jay Idzes dkk.
Venezia saat ini berada di peringkat ke-19 klasemen Serie A 2024 dengan koleksi 29 poin.
Mereka tertinggal dua poin dari Empoli dan Lecce yang mengoleksi 31 poin, Venezia pun harus bisa menang.
Skuad asuhan Eusebio Di Francesco menyisakan satu pertandingan di pekan terakhir Serie A.
Meski begitu, sejumlah faktor bisa menghambat usaha Venezia untuk bisa memetik kemenangan di laga terakhir.
Lantas apa saja faktor tersebut? berikut tiga kondisi sulit Venezia untuk bisa bertahan di Serie A.
Baca Juga: Jay Idzes Resmi Keluar! Venezia Terancam Degradasi usai Hadapi Juventus
1. Harus Menang Lawan Juventus
Venezia akan melakoni laga terakhir di Serie A 2024-2025 melawan Juventus pada Minggu (25/5/2025).
Mau tidak mau, bisa tidak bisa, Venezia harus memetik kemenangan di laga ini guna menjaga asa tidak degradasi.
Status tuan rumah bisa menjadi faktor penent bagi Venezia untuk bisa membekuk Si Nyonya Tua dalam laga ini.
Namun Juventus sepertinya ingin meraih poin maksimal demi menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Juventus ada di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 67 poin, jika kalah, bisa saja posisi mereka disalip AS Roma (66 poin).
2. Jay Idzes Absen
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, harus absen membela Venezia di laga terakhir melawan Juventus.
Jay Idzes terkena akumulasi kartu setelah diganjar kartu kuning di laga melawan Cagliari.
Laga baru berjalan lima menit, Jay Idzes, sudah diganjar kartu kuning saat melawan Cagliari.
Venezia pun terpaksa tidak akan mendapat servis dari sang kapten karena harus absen di laga melawan Juventus.
3. Berharap Lecce dan Empoli Kalah
Dua pesaing utama Venezia dalam perebutan tiket aman di Serie A musim depan adalah Empoli dan Lecce.
Empoli mengoleksi 31 poin dan duduk di peringkat ke-18, sedangkan Lecce mengoleksi poin yang sama tapi berada di peringkat ke-17.
Venezia terpaksa harus berharap kedua tim tersebut kalah di laga terakhir Serie A musim ini, dengan begitu raihan poin mereka tertahan.
Sementara kemenangan atas Juventus bisa menjadi modal Venezia lolos dari degradasi dengan raihan total 32 poin.
Itulah tiga kondisi sulit yang membuat perjuangan Venezia untuk bertahan di Serie A musim depan semakin berat.
Tanpa Jay Idzes di lini belakang, menghadapi tim sekelas Juventus yang tengah mengejar tiket Liga Champions jelas bukan perkara mudah.
Apalagi tekanan mental untuk meraih kemenangan menjadi beban tambahan bagi para pemain Venezia.
Namun sepak bola selalu menghadirkan kejutan. Dalam kondisi penuh tekanan dan peluang yang tipis, semangat juang dan determinasi bisa menjadi kunci kebangkitan.
Andai mampu meraih tiga poin atas Juventus dan di saat bersamaan Empoli serta Lecce menelan kekalahan, maka keajaiban bisa saja terjadi di penghujung musim.
Kini semuanya bergantung pada pertandingan terakhir. Para pendukung Venezia tentu berharap klub kebanggaan mereka mampu menulis cerita epik, selamat dari degradasi di detik-detik terakhir.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Resmi Keluar! Venezia Terancam Degradasi usai Hadapi Juventus
-
Elkan Baggott Kasih Bocoran Kapan Bela Timnas Indonesia? Ternyata Hoaks Buatan TikTokers
-
Siapa Reno Salampessy? Putra Legenda Timnas Indonesia Ikut Latihan di Girona
-
Mewah! Patrick Kluivert Panggil Bek-Bek Tangguh ke Skuad Timnas Indonesia
-
Cerita Stefano Lilipaly Diminta Bela Timnas Indonesia: Saya Tidak Bisa
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
NAC Breda Tak Terima Dean James Bebas Masalah Paspor, Ajukan Banding ke KNVB
-
Lolos ke Semifinal, Timnas Futsal Indonesia Sudah Capai Target di Piala AFF Futsal 2026