Ramadhan Sananta adalah salah satu penyerang terbaik berlabel Timnas Indonesia.
Bersama Persis Solo di Liga 1 2024/2025, Ramadhan Sananta telah bermain sebanyak 29 kali dengan mencatatkan lima gol dan dua assist.
Ramadhan Sananta juga pernah membela PSM Makassar dengan catatan keseluruhan 52 main dan cetak 13 gol.
Statistik Ramadhan Sananta bersama Timnas Indonesia pun cukup baik lantaran sudah mengemas 5 gol dari 14 penampilan.
Ini akan menjadi petualangan perdana sang pemain bermain di luar negeri.
Tentu saja diharapkan ia mampu menunjukkan performa terbaik di luar negeri.
Ramadhan Sananta juga telah berpamitan dengan suporter Persis saat digelarnya laga pekan ke-33 Liga 1 2024/2025 melawan Dewa United beberapa waktu lalu.
Terbaru, Ramadhan Sananta masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia untuk laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi China terlebih dahulu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025.
Baca Juga: Media Internasional: Simon Tahamata Jadi Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia
Setelah itu pada 10 Juni atau lima hari setelahnya, skuad Garuda akan bertandang ke markas Jepang.
Sananta punya saingan berat di lini depan Timnas Indonesia karena ada Ole Romeny, Rafael Struick, Egy Maulana Vikri, Septian Bagaskara, dan Stefano Lilipaly.
Profil DPMM FC
DPMM FC merupakan akronim dari Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club. Klub ini berbasis di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.
DPMM FC berdiri tahun 1994 dan awalnya berkompetisi di liga domestik Brunei.
Namun, ambisi besar untuk bersaing di level lebih tinggi membuat klub ini terus mencari celah untuk tampil di kancah regional Asia Tenggara.
DPMM FC mencatatkan prestasi awal dengan menjuarai Liga Premier Brunei pada musim 2002 dan 2004.
Pencapaian tersebut menjadi modal untuk masuk ke kompetisi yang lebih kompetitif, yakni Liga Malaysia pada tahun 2005.
Setelah sukses promosi ke Liga Super Malaysia, DPMM FC tampil cukup menjanjikan.
Klub ini finis di peringkat ketiga pada musim 2006 dan ke-10 di musim berikutnya.
Namun, ambisi klub tak berhenti di sana.
Mereka kemudian hijrah ke Liga Singapura (S League) pada 2009.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
Duel Prancis vs Maroko Bawa Nuansa Pasca-Kolonial di Piala Dunia 2026