Suara.com - China mendapatkan tambahan kekuatan untuk menghadapi Timnas Indonesia pada lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kedua tim dijadwalkan bentrok di kandang Garuda yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, 5 Juni mendatang.
Dia adalah Yang Mingyang, mantan pemain Timnas Swiss U-20.
Meski memiliki nama yang China banget, namun Yang Mingyang merupakan pemain yang lahir di Basel, Swiss, pada 11 Juli 1995.
Sang ayah yang bernama Yang Zhihong memang berasal dari Wuhan, China. Namun dia kemudian berimigrasi ke Swiss.
Melansir laman FIFA, peralihan asosiasi Yang Mingyang dari Swiss ke China telah disahkan pada Senin (19/5/2025) silam.
Dengan kondisi itu, Yang Mingyang bisa bermain melawan Timnas Indonesia dan Bahrain.
"Yang Mingyang resmi memperkuat Tiongkok untuk laga kontra Indonesia, 5 Juni nanti," tulis unggahan akun Instagram @sasanafootball.id dilansir, Kamis (22/5/2025).
Selama berkarir di Eropa, Yang Mingyang juga sempat bermain di Wolverhampton, klub yang kini dihuni pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner.
Baca Juga: Jepang Turunkan Pemain di Bawah Standar Tim Utama Lawan Timnas Indonesia
"Sebelumnya, dia pernah malang melintang di Liga Swiss dan sempat berlabuh di Wolves, meskipun tidak diberi kesempatan bermain," tambahnya.
Kini kurang sebulan jelang bentrok itu, media China, 163 kembali menyentil komposisi pemain Timnas Indonesia.
163 meledek Timnas Indonesia bukan tim dari Asia Tenggara karena hadirnya 19 pemain naturalisasi yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
"Melihat skuad Timnas Indonesia, maka Anda tidak bisa menganggap mereka sebgaai tim dari Asia Tenggara. Mereka lebih layak disebut tim asal Belanda," bunyi media tersebut dilansir, Kamis (22/5/2025).
Media tersebut menambahkan, Timnas Indonesia saat ini juga melakukan program naturalisasi besar-besaran.
"Target utama mereka jelas, yaitu lolos ke Piala Dunia (2026)," tambah media itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Kvaratskhelia: Kami Harusnya Bisa Bantai Mereka
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit