Suara.com - Kabar mengejutkan datang mengenai rumor kepindahan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes ke Udinese.
Menurut laporan dari media Gazzetta dello sport, kondisi internal Udinese tengah dalam sorotan.
Udinese kabarnya akan diakuisisi oleh Guggenheim Partners. Namun proses akuisisi ini dikabarkan berjalan stagnan.
Untuk informasi, Guggenheim Partners merupakan perusahaan jasa keuangan global yang bergerak di bidang investasi dan konsultasi.
Mereka menawarkan berbagai layanan, termasuk perbankan investasi, manajemen aset, pasar modal, dan asuransi.
Perusahaan ini memiliki kantor pusat di New York City dan beroperasi di seluruh dunia.
Dikutip dari sejumlah sumber, perusahaan didirikan pada tahun 1999 oleh Peter Lawson-Johnston II, cicit dari Solomon R. Guggenheim.
Keluarga Guggenheim dikenal sebagai keluarga Yahud-Amerika yang meraup banyak keuntungan dari bisnis pertambangan di abad ke-20.
Kembali ke Udinese, grup investasi asal Amerika Serikat tersebut baru-baru ini menggelontorkan dana hingga 10 miliar dolar AS untuk meningkatkan kepemilikan mereka di klub NBA, Los Angeles Lakers.
Baca Juga: Media Italia: Negosiasi Jay Idzes Rumit, Klub Jerman Ikut Perburuan
Namun, belum ada perkembangan signifikan dalam pembicaraan akuisisi terhadap Udinese.
Negosiasi Jay Idzes Rumit
Minat klub Serie A, Udinese, terhadap bek Timnas Indonesia Jay Idzes terus menunjukkan perkembangan positif, namun negosiasi disebut tidak berjalan mulus.
Laporan media-media Italia, termasuk Calciomercato menyebut proses transfer pemain berdarah Indonesia itu masih berlangsung intens dan makin kompetitif seiring banyaknya klub lain yang ikut memburu jasanya.
Udinese menjadikan Idzes sebagai target utama untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim 2025/2026.
Performanya bersama Venezia, termasuk kontribusinya membawa klub tersebut promosi ke Serie A, membuat banyak tim Italia tertarik.
Berita Terkait
-
Menlu Iran Bertemu Putin Usai Serangan Nuklir Oleh AS, Rusia Pecahkan "Perang Dunia"?
-
Pertama Kalinya! Iran Hujani Israel dengan Rudal 'Penghancur Khaibar', Perang Masuk Babak Mengerikan
-
Daftar Negara Paling Sengsara Jika Selat Hormuz Ditutup, Bagaimana dengan Indonesia?
-
Cek Fakta: Verrell Bramasta Terjebak di Iran, Benarkah?
-
Situs Nuklir Iran Diserang, Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Target Balasan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera