Suara.com - Dunia sepak bola diguncang kasus hukum penggelapan pajak yang melibatkan eks pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti, dijatuhi hukuman penjara satu tahun oleh pengadilan Spanyol atas tuduhan penggelapan pajak.
Carlo Ancelotti bukanlah nama pertama, dan kemungkinan besar bukan yang terakhir.
Ancelotti bergabung dalam daftar panjang para ikon sepak bola—baik pemain maupun pelatih—yang pernah merasakan sengatan hukum dari otoritas pajak, terutama di Spanyol.
Fenomena ini mengungkap sebuah pola: para superstar dengan pendapatan masif dari hak citra (image rights) menjadi target utama, menciptakan sebuah 'jebakan' hukum yang telah menelan banyak korban.
'Jebakan' Hak Citra di Spanyol
Mengapa begitu banyak kasus pajak melibatkan pesohor sepak bola di Spanyol? Jawabannya terletak pada pengelolaan image rights.
Para pemain dan pelatih top dunia tidak hanya mendapatkan gaji dari klub, tetapi juga pemasukan bernilai jutaan euro dari sponsor, iklan, dan penggunaan citra mereka.
Untuk menekan beban pajak, banyak dari mereka yang menyalurkan pendapatan ini melalui perusahaan cangkang (shell company) yang didirikan di negara-surga pajak (tax haven) seperti Panama, Kepulauan Virgin Britania Raya, atau Irlandia.
Baca Juga: Real Madrid Ganti Kepemilikan? Florentino Perez Buka Pintu untuk Investor Asing
Praktik ini selama bertahun-tahun dianggap sebagai area abu-abu. Namun, otoritas pajak Spanyol (Agencia Tributaria) mengambil sikap tegas dan melancarkan investigasi besar-besaran, menganggap skema tersebut sebagai tindakan penipuan dan penggelapan pajak yang ilegal.
Para Pelatih Legendaris yang Terjerat
Carlo Ancelotti
Kasus teranyar dan paling menggemparkan. Pelatih asal Italia ini dinyatakan bersalah karena gagal melaporkan pendapatan lebih dari €1 juta dari hak citranya selama periode pertamanya di Real Madrid (2014-2015).
Carlo Ancelotti dijatuhi hukuman penjara oleh Pengadilan Provinsi Madrid karena terbukti melakukan penggelapan pajak senilai 386.361 Euro pada tahun 2014, saat menjalani periode pertamanya sebagai pelatih Real Madrid.
Pihak Audiencia Provincial de Madrid juga menjatuhkan denda dengan nominal serupa dan larangan selama tiga tahun untuk memperoleh bantuan publik, insentif pajak, atau tunjangan dari sistem jaminan sosial Spanyol.
Tag
Berita Terkait
-
Real Madrid Ganti Kepemilikan? Florentino Perez Buka Pintu untuk Investor Asing
-
Real Madrid Dibantai PSG, Xabi Alonso: Kita Mulai dari Nol
-
Jungkalkan Real Madrid, Luis Enrique Singgung Fans Barcelona
-
Digilas PSG, Kondisi Real Madrid Kritis Jelang Musim 2025/2026
-
Tok! Carlo Ancelotti Dibui 1 Tahun: Terbukti Gelapkan Pajak Rp6,7 M
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada