Sebelum itu, pemain yang berposisi winger kiri ini sempat menimba ilmu di akademi FC Utrecht, Almere City, Ajax Amsterdam, hingga AZ Alkmaar.
2. Kyano Penso
Kyano Penso merupakan pemain muda keturunan Indonesia lainnya yang bisa dicomot oleh PSSI untuk membela tim kelompok umur.
Berbeda dengan Kenzo yang asal-usulnya diketahui, Kyano sendiri belum diketahui secara pasti darah keturunannya.
Terlepas dari itu, pemain yang baru berusia 17 tahun ini punya kiprah mentereng. Bermain sebagai bek kanan, saat ini dirinya tercatat bermain di PSV Eindhoven U-17.
Selain itu, Kyano pernah bermain untuk tim nasional kelompok umur untuk dua negara, yakni Belanda U-17 dan Curacao U-17.
3. Miles de Vries
Jika Kenzo Riedewald berposisi winger kiri, Timnas Indonesia bisa melengkapinya dengan pemain keturunan berposisi winger kanan pada diri Miles Mathis de Vries.
Miles de Vries diketahui memiliki darah keturunan Surabaya dari nenek pihak sang ayah. Karenanya, ia bisa dicomot untuk membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: AFC Mafia? Timnas Indonesia Tergabung di Grup Neraka
Saat ini, pemain berusia 15 tahun itu tercatat bermain di FC Utrecht, dan dirinya tercatat memegang kewarganegaraan Belanda.
Karenanya ia bisa dicomot langsung oleh PSSI untuk dimasukkan ke Timnas Indonesia U-17 yang akan bertarung di Piala Dunia U-17 2025.
Demiane Agustien merupakan pemain keturunan yang berposisi sebagai gelandang tengah dan juga bisa dipasang sebagai winger kiri.
Pemain berusia 17 tahun ini merupakan putra dari Kenny Agustien, seorang pesepak bola asal Belanda yang malang melintang di Eredivisie dan Liga Inggris.
Adapun soal darah keturunannya didapatkan dari sang ibu. Diketahui, orang tua dari sang ibu berasal dari Jakarta.
Saat ini, Agustien tercatat menimba ilmu di klub Inggris. Ia tergabung di akademi tim kasta kedua Inggris, yakni Derby County.
(Felix Indra Jaya)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget