Gelandang bertalenta ini telah menjadi WNI sejak September 2024.
Sayangnya, saat Indonesia menang atas Arab Saudi pada November 2024, ia hanya menghuni bangku cadangan dan tidak mendapatkan menit bermain.
Potensinya kini bisa lebih dimaksimalkan oleh pelatih Patrick Kluivert.
3. Mees Hilgers
Bek tengah tangguh yang juga resmi menjadi WNI di bulan September 2024. Absennya saat laga penting melawan Arab Saudi disebabkan oleh cedera yang dialaminya.
Kini, Hilgers dipastikan pulih dan bisa menjadi pilihan utama di lini belakang Garuda.
4. Dean James
Sama seperti Audero, Dean James resmi menjadi WNI pada 10 Maret 2025. Namun, penampilannya bersama Timnas Indonesia masih menjadi sorotan.
Baca Juga: Pelatih Timnas Malaysia U-23: Indonesia Calon Juara
Dalam dua laga di mana ia tampil, Indonesia harus menelan kekalahan telak dari Australia (1-5) dan Jepang (0-6).
Meskipun demikian, ia masih menjadi bagian penting dalam rencana Kluivert, dan punya kesempatan untuk menebus kesalahan di laga berikutnya.
5. Joey Pelupessy
Pemain senior berusia 32 tahun ini langsung mendapatkan kepercayaan pelatih setelah resmi menjadi WNI pada Maret 2025.
Dalam tiga laga terakhir Timnas Indonesia, Joey selalu dipercaya sebagai starter, menunjukkan bahwa pengalamannya sangat dibutuhkan di lini tengah.
6. Kevin Diks
Pemain yang kini memperkuat Borussia Monchengladbach sebenarnya sudah direncanakan untuk bermain saat laga melawan Arab Saudi pada November 2024.
Namun, cedera saat laga kontra Jepang memaksanya menepi.
Saat ini, Kevin telah kembali bermain dan sukses membantu Indonesia menang atas Bahrain dan China, masing-masing dengan skor 1-0.
Potensi Besar Timnas Indonesia Hadapi Babak Keempat
Dengan kehadiran enam pemain keturunan ini, Timnas Indonesia semakin lengkap dan kompetitif.
Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan kualitas individu, tetapi juga membuat komposisi tim menjadi lebih solid di semua lini.
Dibandingkan satu tahun lalu, skuad asuhan Patrick Kluivert kini tampil lebih matang dan memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Langkah Timnas Indonesia di babak keempat ini akan menjadi krusial dalam perjuangan menuju Piala Dunia 2026.
Dengan lawan-lawan kuat di Grup B, termasuk Arab Saudi, setiap pertandingan menjadi penentu.
Kehadiran pemain keturunan ini menjadi modal penting untuk mengukir sejarah baru dan melangkah lebih jauh di pentas dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan