Suara.com - Liga Indonesia dalam dua dekade terakhir terus menarik minat pemain-pemain asing kelas dunia untuk datang.
Sebagai informasi, PSSI mengizinkan kembali pemain asing berlaga di dalam liga sepak bola Indonesia, pada tahun 1993-an.
Tak pelak, puluhan pemain asing dari berbagai benua terutama Amerika Latin, Afrika hingga Eropa menyerbu klub-klub, baik di kasta tertinggi maupun kedua.
Selain kualitas, belakangan ini klub-klub Liga 1 atau Super League memilih mendatangkan pemain asing karena harganya lebih murah dibanding pemain lokal.
Meski mamiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa bahkan dunua, bukan jaminan pemain asing sukses di sepak bola Indonesia.
Berikut ini tiga pemain Liga Inggris yang gagal total saat bermain di Liga Indonesia.
1. Marcus Bent
Mitra Kukar pernah membuat kejutan dengan mendatangkan striker sarat pengalaman di Liga Inggris yakni Marcus Bent.
Betapa tidak, dia datang ke Indonesia dengan rekam jejak mentereng setelah memperkuat Blackburn Rovers, Everton, Birmingham City, Crystal Palace hingga Sheffield United,
Baca Juga: Miliano Jonathans Jadi Target Prioritas PSSI untuk Timnas Indonesia
Pada gelara Liga Super Indonesia (ISL) 2011, Marcus Bent didatangkan tim Naga Mekes dengan harapan menjadi bomber maut tim asal Tenggarong.
Namun cerita kesuksesan di Liga Inggris tak menular saat bermain untuk Mitra Kukar.
Marcus Bent tercatat tampil hanya tampil dalam 11 pertandingan atau total selama 767 menit.
Dia hanya mencetak empat gol yang membuat kariernya di Indonesia hanya seumur jagung dan memutuskan hengkang.
2. Carlton Cole
Pemain bercap gagal kedua adalah Carlton Cole.
Cole datang ke Indonesia dengan pengalaman besar di Liga Inggris sata memperkuat West Ham United dan merupakan mantan wonderkid Chelsea.
Persib Bandung pun kesengsem dengan rekam jejak sang pemain dan memboyongnya di Liga 1 musim 2027 silam.
Namun, performa penyerang yang pernah berseragam Timnas Inggris itu justru mengecewakan.
Carlton Cole kemudian didepak tim Maung Bandung setelah tak mencetak satu golpun.
3. Christopher Wreh
Satu lagi alumni Liga Inggris yang ikut terdampar di Liga Indonesia, bernama Christopher Wreh pada musim 2007/2008.
Mantan pemain Arsenal yang juga masih kerabat legenda AC Milan, George Weah ini, pernah menjajal Liga Yunani bersama AEK Athens sebelum memperkuat Perseman Manokwari selama satu musim.
Penyerang asal Liberia ini bahkan menutup kariernya di Indonesia bersama klub Papua tersebut setelah hanya finis di papan bawah wilayah timur Liga Indonesia 2007/2008.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka