Jika mengacu pada aturan FIFA, maka Damian tidak Eligible atau memenuhi syarat untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Pasalnya FIFA hanya mengizinkan seorang pemain bisa dinaturalisasi jika dirinya generasi ketiga atau kakek dan neneknya lahir atau berasal dari Indonesia.
Terlepas dari hal tersebut, Damian van der Vaart digadang-gadang sebagai salah satu bintang masa depan sepak bola Belanda.
Kiprahnya dimulai di Jerman bersama SC Victoria. Setelahnya ia sempat menimba ilmu bersama klub Norwegia, Esbjerg.
Terhitung pada tahun 2023, Damian dibawa oleh sang ayah ke Belanda, di mana ia masuk ke akademi mantan klub ayahnya, Ajax Amsterdam.
Di akademi yang dikenal sebagai De Toekomst itu, Damian tampil cemerlang. Ia berhasil mencatatkan 22 penampilan di tim U-18 dengan sumbangan satu gol dan dua assist.
Setelah tampil apik di tim U-18, Damian naik kelas ke tim U-19, di mana bakatnya terasah dengan mencetak 10 gol dari 30 laga.
Catatan ini membawa Damian naik ke Ajax U-21 atau Jong Ajax yang tampil di kancah profesional seperti Eerste Divisie atau kasta kedua Belanda.
Andai Damian Eligible membela Indonesia, PSSI bisa saja mengajaknya bergabung untuk membela Tim Garuda di kancah internasional.
Baca Juga: Manchester City Blunder, Nama Pemain Keturunan Indonesia Tercoreng
Pasalnya hingga usianya menginjak 19 tahun, Damian sama sekali belum pernah dipanggil oleh Timnas Belanda level kelompok umur.
Sayangnya darah keturunannya yang sudah masuk generasi keempat ini membuat Damian tidak bisa membela Timnas Indonesia di level internasional.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan