Suara.com - Karier Jay Idzes bersama Venezia akhirnya berakhir. Kapten Timaas Indonesia itu menyampaikan pesan perpisahan yang penuh emosional kepada klub dan para pendukung setia arancioneroverdi.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Sabtu (16/8/2025), Idzes menuliskan kata-kata yang menyentuh hati setelah dua musim membela Venezia.
Dalam pesannya, Idzes mengingat kembali perjalanan kariernya sejak pertama kali tiba di kota kanal tersebut.
“Sejak pertama kali datang ke sini, saya langsung merasa seperti di rumah. Dalam dua tahun terakhir, kita telah melalui pasang surut, mulai dari momen luar biasa promosi hingga kekecewaan karena gagal bertahan di Serie A,” tulis Idzes.
Meski perjalanan bersama Venezia berakhir dengan catatan pahit, Idzes tetap yakin bahwa klub yang dibelanya memiliki masa depan cerah.
“Saya benar-benar percaya bahwa klub spesial ini, yang dipenuhi orang-orang ambisius dan bekerja dengan sepenuh hati, mampu mencapai pencapaian besar ke depan,” lanjutnya.
Bek berusia 25 tahun itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan kariernya di Venezia.
Dari jajaran manajemen, staf pelatih, hingga para pemain yang menjadi rekan seperjuangan di lapangan.
“Bekerja dengan kalian adalah sebuah kehormatan. Terima kasih sudah memberi saya kesempatan untuk berkembang setiap hari,” ujarnya.
Tidak lupa, Idzes memberikan penghormatan khusus untuk para pendukung Venezia yang selalu ada mendukung tim, baik dalam suka maupun duka.
Baca Juga: Dari Premier League Bersama Crystal Palace Kini Main Tarkam: Nasib Pilu Jairo Riedewald
“Untuk para tifosi arancioneroverdi, kalian selalu ada di sisi saya sejak hari pertama. Saya mencoba membalasnya dengan memberikan segalanya, baik di latihan maupun pertandingan. Bermain di hadapan kalian adalah sumber energi luar biasa,” ucapnya.
Idzes pun menegaskan bahwa pengalaman enam bulan terakhir sebagai kapten Venezia menjadi salah satu momen paling berharga dalam kariernya.
“Menjadi kapten klub ini adalah kehormatan besar. Meski saya bukan lagi bagian dari Venezia, kenangan bersama kalian akan selalu tertanam di hati saya,” tulisnya menutup pesan perpisahan.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat