Suara.com - Posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA terbaru per Rabu (20/8/2025) masih tertahan di urutan 118 dunia.
Garuda saat ini mengoleksi 1.154,55 poin, masih di bawah dua rival Asia Tenggara: Thailand (103) dan Vietnam (113).
Meski begitu, asa untuk menyalip Vietnam terbuka lebar.
Pasalnya, Timnas Indonesia bakal menjalani dua laga FIFA Matchday September 2025 dan dua laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pada September, skuad asuhan Patrick Kluivert akan turun di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Lawan pertama adalah Kuwait (5 September), kemudian disusul Lebanon (8 September).
Jika berhasil menyapu bersih kemenangan, Indonesia diprediksi meraih tambahan sekitar delapan poin.
Hasil itu bisa mendongkrak posisi Garuda ke peringkat 116 dunia, melewati Zimbabwe (1.157,45 poin) dan Libya (1.155,19 poin) yang hanya unggul tipis.
Selain potensi pergeseran posisi, laga kandang tentu membawa keuntungan ekstra.
Baca Juga: Selamat Tinggal Pascal Struijk, Belum Bela Timnas Indonesia Sudah Kena Kabar Buruk
Dukungan suporter diyakini bisa jadi bahan bakar tambahan bagi Garuda.
Selepas September, Garuda juga dihadapkan periode krusial pada Oktober.
Pertandingan ini tak hanya penting untuk Ranking FIFA tapi juga menjaga peluang Garuda ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia sudah ditunggu Arab Saudi (peringkat 59) dan Irak (peringkat 58) di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Andai bisa membuat kejutan dengan mencuri poin atau bahkan meraih kemenangan, peringkat FIFA Indonesia berpotensi meroket hingga mendekati posisi 110 dunia.
Lebih dari sekadar angka, hasil positif di Oktober nanti juga bisa membuka jalan Garuda menuju Piala Dunia 2026.
Dengan skenario itu, laga FIFA Matchday September 2025 bisa dibilang sebagai batu loncatan penting.
Kemenangan bukan hanya soal gengsi, tapi juga fondasi untuk meroket di ranking FIFA sekaligus memanaskan persaingan Asia Tenggara.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN