Memiliki darah keturunan dari kakek dan neneknya, Struijk bisa saja membela Timnas Indonesia. Akan tetapi dirinya menolak karena masih berusaha menembus Timnas Belanda.
3. Kenny Tete (Fulham)
Kenny Tete merupakan pemain keturunan Indonesia yang mendapat darah keturunan langsung dari ibunya yang asli Tanah Air, sama seperti Tijjani Reijnders.
Kenny sudah berkarier di Inggris sejak 2020 usai diboyong Fulham dari Olympique Lyon. Bersama klub London itu, ia berkarier di Premier League selama lima musim.
Pemain berposisi bek kanan ini menjadi salah satu pemain yang lolos dari pengamatan PSSI di masa silam. Kini ia tak bisa dinaturalisasi karena telah membela Timnas Belanda sebanyak 14 kali.
4. Ian Maatsen (Aston Villa)
Ian Maatsen merupakan salah satu pemain keturunan Grade A yang berkarier di Inggris sejak 2018 pasca-bergabung akademi Chelsea dari akademi PSV Eindhoven.
Meski bergabung Chelsea sejak 2018, pemain keturunan Jawa ini baru bermain di Premier League sebanyak tiga kali, terhitung sejak musim 2023-2024.
Bek kiri milik Aston Villa itu digadang-gadang menjadi pemain yang akan dinaturalisasi. Tapi hal ini dirasa sulit karena Maatsen sudah membela Timnas Belanda kelompok umur kendati sudah genap berusia 23 tahun.
Baca Juga: Bek Keturunan Indonesia Jadi Rebutan, Villarreal dan PSV Saling Sikut
5. Jenson Seelt (Sunderland)
Selain Tijjani, Shin Tae-yong pernah meminta PSSI untuk menaturalisasi Jenson Seelt yang bermain bagi klub Inggris, Sunderland, pada 2023.
Sayangnya bek yang kini berusia 22 tahun itu menolak bergabung karena merasa belum siap membela Timnas Indonesia.
Di musim 2025-2026 ini, Seelt baru merasakan debutnya di Premier League usai membawa Sunderland promosi ke kasta teratas.
6. Joel Veltman (Brighton)
Dari daftar ini, hanya Joel Veltman saja yang berstatus pemain gaek. Bek kanan milik Brighton itu saat ini telah menginjak usia 33 tahun.
Sejatinya tak ada yang tahu jika Veltman memiliki darah keturunan, sebelum dirinya mengakui bahwa punya darah Indonesia dari neneknya medio 2019.
Sayangnya Veltman mengaku memiliki darah Indonesia saat dirinya sudah mengoleksi puluhan caps bersama Timnas Belanda, sehingga ia juga tak bisa dinaturalisasi oleh PSSI.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan