- Mauro Zijlstra batal tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 karena pendaftaran pemain sudah ditutup.
- Proses naturalisasi Mauro tetap berjalan dan segera rampung, bersamaan dengan Miliano Jonathans.
- PSSI memastikan naturalisasi keduanya sudah masuk tahap pembahasan di DPR RI.
Suara.com - Mauro Zijlstra dipastikan batal memperkuat Timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Ini karena waktu pendaftaran untuk ajang tersebut sudah selesai sebelum proses naturalisasi Mauro Zijlstra rampung.
Saat ini proses naturalisasi Mauro Zijlstra memang masih berjalan. Semula, ia disiapkan untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada Oktober mendatang.
Ajang itu berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur di mana Timnas Indonesia U-23 berada di Grup J bersama Korea Selatan, Macau, dan Laos.
Dijelaskan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga pendaftaran pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 sudah ditutup.
"Kalau Mauro untuk U-23 kayaknya enggak bisa, karena udah tutup 'kan, pendaftaran. H-10 harus didaftarkan ke AFC," kata Arya kepada awak media.
Meski begitu proses naturalisasi Mauro akan tetap dilanjutkan. Menurutnya bahkan prosesnya bakal selesai dalam waktu dekat ini.
Arya menyebut bahwa proses naturalisasi Mauro Zijlstra bersamaan dengan Miliano Jonathans, pemain keturunan lainnya yang akan membela Tim Nasional.
Progresnya diketahui sudah sampai ke tahap DPR RI, di mana keduanya akan dibahas dalam rapat Komisi XIII dan Komisi X DPR RI untuk diberikan persetujuan naturalisasi pekan ini.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Berpotensi Lawan Shin Tae-yong, PSSI Bawa-bawa Harga Diri
"Mudah-mudahan kita dalam waktu satu hari, dua hari ke depan, teman-teman DPR sudah terima suratnya semua, mudah-mudahan berproses," pungkas Arya.
Proses naturalisasi Mauro tetap berjalan dan segera rampung, bersamaan dengan Miliano Jonathans.
PSSI memastikan naturalisasi keduanya sudah masuk tahap pembahasan di DPR RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan