Bola / Bola Indonesia
Senin, 08 September 2025 | 12:45 WIB
Timnas Indonesia wajib waspada menghadapi Arab Saudi dan Irak. (AFC)

Calon lawan mereka, Ceko, berada di posisi 41 dunia dan jadi ujian berat.

Kemenangan atas Makedonia Utara memberi kepercayaan diri tambahan bagi tim asuhan Herve Renard.

Timnas Indonesia wajib mewaspadai agresivitas lini depan Arab Saudi.

Nama Firas Al-Buraikan terbukti menjadi ancaman nyata dengan gol pentingnya.

Irak Juara King’s Cup

Irak memanfaatkan jeda internasional dengan tampil di King’s Cup Thailand.

Mereka sukses jadi juara usai mengalahkan Thailand 1-0 di partai final.

Gol tunggal kemenangan Irak dicetak oleh striker tajam, Mohanad Ali.

Sebelumnya, Irak juga tampil perkasa dengan kemenangan 2-1 atas Hong Kong.

Baca Juga: Gerald Vanenburg Tak Gentar Rekor Buruk Lawan Korsel, Singgung Trofi Liga Champions

Dalam dua laga itu, Mohanad Ali mencetak tiga gol dan jadi pilar utama tim.

Performa Irak yang Stabil

Kemenangan Irak atas Thailand membuktikan stabilitas tim asuhan pelatih berpengalaman.

Mereka berhasil menjaga momentum dengan tidak terkalahkan sepanjang turnamen.

Sektor serangan Irak sangat produktif, terutama berkat kontribusi pemain depan.

Hasil ini memberi sinyal bahaya bagi Timnas Indonesia di laga nanti.

Skuad Garuda wajib menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi agresivitas Irak.

Persiapan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia juga tak tinggal diam dalam jeda internasional September ini.

Skuad Garuda mengalahkan Taiwan 6-0 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Hasil itu memberi modal penting untuk menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Selanjutnya, Indonesia akan melawan Lebanon pada 8 September 2025.

Pertandingan digelar di stadion yang sama dengan kick-off pukul 20.30 WIB.

Harapan untuk Skuad Garuda

Kemenangan besar atas Taiwan menunjukkan potensi besar di lini serang.

Namun, ujian sebenarnya baru hadir saat menghadapi Arab Saudi dan Irak.

Konsistensi permainan akan jadi kunci Timnas Indonesia di Grup B.

Patrick Kluivert diharapkan mampu meramu taktik terbaik menghadapi tim kuat Asia.

Mentalitas pemain juga harus terjaga agar tidak gentar menghadapi tekanan.

Load More