- Persis Solo Merasa Dirugikan
- Komitmen Dipertanyakan
- Evaluasi Manajemen Pemain
Suara.com - Saga transfer Persis Solo dengan gelandang Mateo Kocijan kini memasuki babak baru hingga semakin rumit.
Diketahui, eks Persib Bandung itu diketahui tak kunjung bergabung dengan tim Laskar Sambernyawa, meski dikabarkan sudah resmi direkrut.
Kini di tengah belum jelasnya kedatangan sang pemain, Kocijan justru telah bergabung dengan mantan klubnya di sana, NK Tehnicar 1974.
Berdasarkan wawancara media Kroasia, Klikaj.,hr, sang pemain menyatakan enggan bermain di Indonesia lagi karena ingin dekat dengan keluarga.
"Kocijan seharusnya bermain untuk Persis Solo Indonesia baru-baru ini, tetapi rencana itu gagal pada menit terakhir karena pemain berusia 30 tahun itu memutuskan untuk pulang kampung," tulis laporan media itu dilansir, Selasa (30/9/2025).
Kocijan juga mengakui keputusannya diambil karena faktor keluarga. Bermain di negeri yang jauh diakuinya bukan hal mudah, sehingga dia lebih memilih pulang dan melanjutkan karier di kampung halamannya.
"Tidak mudah bermain di negeri yang jauh. Saya senang telah mengatur kepulangan ke Cvetkovec dengan manajemen Tehnicar," paparnya.
Sementara, kondisi tak jelasnya Mateo Kocijan membuat pelatih Persis Solo, Peter De Roo naik pitam.
"Kami sudah punya kesepakatan yang ditandatangani Kocijan saat deadline bursa transfer," tegas dia.
Baca Juga: Berbenah Setelah Dikalahkan Persita Tangerang, Julio Cesar Siap Bangkit Lawan Bangkok United
"Saya pikir dia dalam perjalanan ke Solo, entah apa yang terjadi tetapi dia tidak pernah sampai disini, dan setelah itu pihak klub kesulitan untuk menghubunginya dan bahkan klub sudah menandatangani surat ultimatum untuk di akhir pekan lalu, tetapi kami tidak mendapatkan kabar darinya dan juga dari agennya," ungkap De Roo.
Jika Kocijan tak kunjung muncul, Persis Solo bisa membawa kasus ini ke FIFA untuk melaporkan sang pemain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026