- Dua penjaga gawang utama Timnas Indonesia sedang dalam kondisi cedera, memicu kekhawatiran di kalangan publik dan suporter.
- Manajer tim, Sumardji, buka suara untuk merespons kekhawatiran publik dan memberikan kejelasan mengenai kondisi terbaru para pemain.
- Situasi ini menjadi perhatian serius karena kedua kiper merupakan andalan utama dalam skuad Garuda.
Suara.com - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji buka suara mengenai kondisi dua penjaga gawang andalan Skuad Garuda, Emil Audero Mulyadi dan Maarten Paes yang dilaporkan cedera.
Cederanya dua kiper itu membuat publik khawatir jelang Timnas Indonesia berlaga ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Emil Audero mengalami masalah otot betis saat melakukan pemanasan sebelum laga Cremonese menghadapi Como 1907 pada Sabtu (27/9/2025).
Kondisi itu memaksa pelatih Davide Nicola menurunkan Marco Silvestri sebagai starter.
Meski sempat diragukan, cedera Emil ternyata tidak tergolong serius.
Setelah mendapatkan perawatan intensif, eks kiper Juventus dan Inter Milan itu dipastikan tetap bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia.
"Ya sampai saat ini untuk Emil kondisinya masih sesuai jadwal, tanggal 5 dia berangkat dari klubnya Italia langsung ke Jeddah," kata Sumardji saat dihubungi awak media.
"Cederanya enggak serius. Tim terapinya sudah ditangani. Kondisinya semakin membaik," tambah lelaki yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
Kabar positif juga datang dari Maarten Paes. Kiper FC Dallas sempat absen saat Indonesia menghadapi China Taipei dan Lebanon di FIFA Matchday September 2025, namun kini kondisinya sudah kembali pulih.
Baca Juga: Selamat Datang Mees Hilgers Akhirnya Kembali Jelang Timnas Indonesia vs Arab Saudi
“Maarten sudah ikut latihan dengan timnya dari kemarin tanggal 28. (kondisi kiper Timnas Indonesia) tidak ada masalah,” jelas Sumardji.
Kehadiran dua kiper naturalisasi itu menjadi tambahan tenaga penting bagi Timnas Indonesia yang akan melakoni laga berat di Jeddah, Arab Saudi.
Pasukan Patrick Kluivert tergabung di Grup B dan akan menantang Arab Saudi pada Jumat (9/10/2025) dini hari WIB serta menghadapi Irak pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Nantinya, hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Sedangkan tim peringkat kedua masih harus melanjutkan perjuangan di putaran kelima demi memperebutkan tiket play-off antarzona.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh