Bola / Bola Indonesia
Senin, 06 Oktober 2025 | 13:25 WIB
Timnas Indonesia (PSSI)
Baca 10 detik
  • Patrick Kluivert hadapi tantangan persiapan mepet Timnas Indonesia.
  • Keterlambatan pemain terjadi karena jadwal resmi FIFA Matchday.
  • Pemain harus siap tempur demi target Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Suara.com - Patrick Kluivert, juru taktik utama Timnas Indonesia, mengungkapkan kekhawatiran terkait waktu persiapan yang sangat terbatas atau training camp (TC) menjelang pertandingan penting di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Keterlambatan sejumlah pemain bintang dalam bergabung menjadi isu utama yang disorotnya, dan ini membuat strategi Persiapan Ideal menjadi sulit diwujudkan.

Sebagai seorang pelatih profesional, ia menyadari betul bahwa kondisi ini berada di luar kendali dan harus diterima, mengingat pelepasan pemain terikat aturan internasional FIFA Matchday.

Skuad Garuda akan menjalani dua pertandingan tandang yang krusial di Jeddah, Arab Saudi, bertempat di Stadion King Abdullah Sport City.

Laga pertama adalah pertarungan melawan tuan rumah Arab Saudi pada Kamis dini hari, 9 Oktober 2025 WIB.

Empat hari berselang, pada 13 Oktober 2025, Timnas Indonesia akan kembali bertanding di lokasi yang sama untuk menghadapi tantangan dari Irak.

Dua fixture ini memiliki nilai yang sangat penting karena akan menjadi penentu apakah Indonesia mampu mengamankan satu tempat di ajang bergengsi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Mendapatkan hasil maksimal sangat membutuhkan Persiapan Ideal yang matang dan berjangka waktu, namun sayangnya hal itu mustahil dilakukan oleh tim Merah Putih.

Kegiatan TC baru bisa dilakukan dalam beberapa hari terakhir, dan itupun hanya melibatkan para pemain yang berkarier di kompetisi domestik Super League.

Baca Juga: Patrick Kluivert Keluhkan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia untuk TC Terlambat

Pemain yang bermain di luar negeri dipastikan terlambat bergabung, sebab mereka masih harus menunaikan kewajiban bersama klub masing-masing hingga periode FIFA Matchday tiba.

Patrick Kluivert memahami bahwa ia tidak bisa berbuat banyak mengenai keterbatasan waktu pelepasan pemain oleh klub, karena ini merupakan regulasi standar dalam kalender internasional.

Keterbatasan Waktu dan Harapan Tinggi Sang Pelatih

Evaluasi dari Patrick Kluivert menunjukkan bahwa Persiapan Ideal Timnas Indonesia saat ini jauh dari optimal, memaksanya untuk mendorong para pemain agar segera siap menghadapi dua pertandingan berat tersebut.

“Tentu saja waktu tidak pernah cukup. Anda ingin melatih hal-hal yang ingin Anda lihat di lapangan," ucap Patrick Kluivert di akun YouTube Timnas Indonesia, Jumat (3/10/2025).

"Tapi sayangnya, itu tidak bisa sepenuhnya terjadi. Tapi dari sudut pandang saya, para pemain harus siap," jelas mantan pemain Barcelona itu, menunjukkan tekad kuatnya.

Bagi sang pelatih, kurangnya Persiapan Ideal bukanlah alasan untuk menunjukkan performa yang buruk dalam menghadapi tantangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ia akan berupaya keras agar Jay Idzes dan rekan-rekan satu timnya berada dalam kondisi mental dan fisik yang prima saat hari-H pertandingan.

“Kami tahu bahwa kami mewakili sebuah negara—negara besar dalam sepak bola. Jadi secara garis besar kami tahu apa yang ingin kami lakukan."

"Tapi pelaksanaannya, itulah yang paling penting bagi saya,” kata pelatih asal Belanda ini, yang menekankan pentingnya eksekusi strategi.

“Kami harus mengeksekusi di saat yang tepat, tajam dalam situasi bola mati, tahu apa yang ingin dilakukan, dan meraih hasil yang baik.”

Patrick Kluivert sangat mendambakan adanya waktu TC dengan jangka panjang, namun kenyataannya skuad baru bisa berkumpul secara lengkap di Arab Saudi pada tanggal 6 Oktober.

Kondisi ini menegaskan betapa singkatnya jendela waktu Timnas Indonesia untuk melakukan pematangan taktik dan fisik menjelang laga penentu di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pengaturan waktu ini sepenuhnya terikat dengan jadwal rilis pemain internasional sesuai kebijakan FIFA Matchday.

“Ya, sayangnya begitu. Kalau saya bisa mengubah tanggal kedatangan para pemain, tentu saya akan sangat senang, tapi tidak ada yang bisa saya lakukan," katanya menambahkan, mengakui keterbatasan yang ada.

Fokus utama staf pelatih kini adalah memanfaatkan setiap detik yang tersisa untuk memastikan semua pemain berada dalam kondisi Persiapan Ideal terbaik.

“Hal terpenting yang bisa kami lakukan sebagai staf pelatih adalah mempersiapkan pemain sebaik mungkin untuk pertandingan, memastikan mereka segar, fokus, dan bisa tampil di level yang tepat," tutupnya.

Terlepas dari hambatan waktu akibat FIFA Matchday, Timnas Indonesia diharapkan tetap menunjukkan semangat juang tinggi di bawah arahan Patrick Kluivert.

Mencapai hasil maksimal di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah target mutlak yang harus diperjuangkan.

Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Patrick Kluivert dalam meramu strategi tanpa Persiapan Ideal yang memadai.

Load More