-
Shin Tae-yong dipecat Ulsan HD setelah dua bulan.
-
STY membantah keras tuduhan bermain golf.
-
Foto tas golf Shin Tae-yong di bus memicu rumor.
Suara.com - Dunia sepak bola Korea Selatan dikejutkan oleh kabar bahwa pelatih kawakan Shin Tae-yong secara mendadak dipecat dari posisinya di klub kontestan K-League, Ulsan HD.
Pengumuman pemutusan kerja Shin Tae-yong ini datang pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, hanya selang dua bulan sejak ia resmi menukangi Ulsan HD.
Meskipun baru menjabat sejak 5 Agustus 2025, Shin Tae-yong harus menerima kenyataan pahit dipecat dari tim teratas K-League tersebut, yang memicu spekulasi liar.
Pemberitaan mengenai alasan pemecatan Shin Tae-yong dari Ulsan HD mulai beredar kencang, salah satunya terkait isu Bantahan Golf yang menghebohkan.
Isu utama yang mengiringi keputusan dipecatnya Shin Tae-yong dari tim K-League tersebut adalah tudingan ia lebih fokus pada golf daripada melatih Ulsan HD.
Tuduhan Kekerasan dan Golf Saat Tandang
Selain masalah komunikasi, rumor lain menyebutkan Shin Tae-yong dituding melakukan kekerasan fisik dan verbal kepada beberapa personel Ulsan HD dalam kompetisi K-League.
Terdapat juga kabar perseteruan sengit antara Shin Tae-yong dengan pemain senior yang membuat suasana tim Ulsan HD semakin tidak kondusif hingga ia dipecat.
Namun, yang paling menyita perhatian publik adalah kabar bahwa Shin Tae-yong kerap menyibukkan diri bermain golf selama klub Ulsan HD menjalani partai tandang K-League.
Baca Juga: Kisah Shin Tae-yong 'Didzalimi', Kini Timnas Indonesia Terpuruk
Tudingan Bantahan Golf tersebut menguat setelah tersebar luas sebuah foto tas peralatan milik Shin Tae-yong yang tampak diangkut oleh bus resmi tim Ulsan HD.
Foto tas golf itu menjadi bukti yang digunakan para penuding untuk membenarkan bahwa Shin Tae-yong benar-benar memanfaatkan waktu klub K-League untuk kepentingan pribadinya sebelum ia dipecat.
Klarifikasi Momen Tas Golf
Melalui wawancara dengan KBS, Shin Tae-yong memberikan Bantahan Golf yang sangat tegas atas semua tuduhan yang mengarah kepadanya setelah dipecat oleh Ulsan HD.
"Sama sekali tidak benar. Foto tersebut diambil pada akhir Agustus saat tim bertanding di Seoul. Saya tidak punya alasan untuk bermain golf di Ulsan, jadi saya menaruh tas golf di bus tim untuk dikirim ke rumah saya di Seongnam," kata Shin Tae-yong dikutip dari akun X Korea Football News.
Shin Tae-yong juga menjelaskan secara rinci tentang keberadaan tas golfnya di bus tim Ulsan HD saat bertandang di ajang K-League yang berujung pada fitnah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Wasit Final Liga Champions Daniel Siebert: Klub Inggris Lebih Sering Menang, PSG Waspada