-
Hussein Ammouta digadang jadi kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia berkat sukses besar bersama Yordania di Piala Asia 2023.
-
Gaji Ammouta jauh lebih murah dari Patrick Kluivert, hanya sekitar Rp11,2 miliar per tahun.
-
Kombinasi rekam jejak, koneksi dengan PSSI, dan gaji terjangkau membuat Ammouta jadi opsi paling realistis untuk Timnas Indonesia.
Suara.com - Nama Hussein Ammouta kini menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air karena digadang-gadang menjadi kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert.
Pelatih asal Maroko ini punya rekam jejak yang apik dengan membawa Yordania ke final Piala Asia 2023 lalu.
Selain karena rekam jejaknya yang mentereng dan kedekatannya dengan Dirtek PSSI Alex Zwiers, ada satu faktor lain yang membuatnya menjadi opsi yang sangat menarik yaitu gaji.
Kecerdasan taktik Ammouta terbukti saat ia membawa tim underdog Yordania melaju hingga ke final Piala Asia 2023.
Puncaknya adalah saat ia secara brilian menumbangkan tim bertabur bintang Korea Selatan asuhan Jurgen Klinsmann di babak semifinal.
Kemenangan 2-0 itu diraih dengan cara yang sangat meyakinkan, di mana Son Heung-min dkk dibuat mati kutu dan tak mampu melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang.
Namun, di balik kejeniusan taktiknya, bayaran yang diterima Ammouta ternyata jauh dari kata wah.
Dilansir dari laman Aabir, gajinya sebagai pelatih Yordania sekitar 720 ribu dolar AS per tahun atau sekitar Rp 11,2 miliar.
Angka ini didapat setelah melalui proses negosiasi, di mana Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) menawar permintaan awalnya sebesar 65 ribu dolar AS per bulan menjadi 60 ribu dolar AS per bulan.
Baca Juga: 4 Dampak Keluarnya Jepang dari AFC, Timnas Indonesia Turut Kena Imbas
Lantas, bagaimana jika angka ini dibandingkan dengan gaji Patrick Kluivert di Timnas Indonesia?
Meskipun PSSI tidak pernah merilis angka resmi, jika mengacu pada kasus pemecatannya di klub Turki Adana Demirspor, bayaran Kluivert bisa diperkirakan.
Saat itu, ia mendapatkan sisa gaji (remunerasi) sebesar 142.666 euro untuk masa kerja kurang dari dua bulan.
Jika dirata-ratakan, gajinya bisa mencapai lebih dari 70 ribu euro per bulan atau sekitar 840 ribu euro per tahun (sekitar Rp 15,8 miliar).
Perbandingan ini menunjukkan bahwa gaji yang diterima oleh Hussein Ammouta, seorang pelatih yang terbukti sukses membawa tim Asia ke level tertinggi, ternyata jauh lebih terjangkau dibandingkan Patrick Kluivert.
Dengan CV yang mentereng, kedekatan dengan internal PSSI dan nominal gaji yang relatif lebih murah, Hussein Ammouta jelas menjadi kandidat yang sangat logis dan paling potensial untuk menjadi nakhoda baru Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Pencetak 99 Gol di Liga Asia Masuk Rekomendasi Eks Petinggi PSSI Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Rekam Jejak Hussein Ammouta, Pelatih Finalis Piala Asia 2023 yang Dirumorkan ke Timnas Indonesia
-
Dear Erick Thohir, Iwan Bule Minta PSSI Pertimbangkan STY
-
Rizky Ridho Bicara Soal Pengganti Patrick Kluivert, Siapa Cocok?
-
Singkat Padat! Ini Respons Indra Sjafri Lihat Hasil Drawing SEA Games 2025
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Nestapa Mohamed Salah di Piala Afrika 2026 Kini Pulang ke Anfield Demi Tempat Utama
-
Florentino Perez Dikepung Amarah Fans, Bernabeu Jadi Saksi Krisis Real Madrid
-
Sassuolo Kalah Tipis dari Napoli, Jay Idzes: Kami Bikin Pasukan Conte Kerepotan
-
Incar Kemenangan ke-12 Beruntun, Barcelona Diterpa Kabar Buruk Jelang Lawan Real Sociedad
-
Scudetto Makin Menjauh, Tiket Liga Champions Jadi Paling Realistis Bagi Juventus
-
Kim Sang-sik Disebut Tak Punya Rival Seimbang di Piala AFF 2026, John Herdman Diremehkan?
-
Jacksen F. Tiago Turun Gunung, Sebut Pembinaan Usia Dini Kunci Emas Sepak Bola Putri Indonesia
-
Rapor Miliano Jonathans Usai Debut di Excelsior: Main 16 Menit Tapi Jadi Kreator Gol
-
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia, Kolaps Dipinggir Lapangan
-
Ronald Koeman Merasa Belanda Tak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026