-
Akira Nishino memiliki rekor buruk melawan Shin Tae-yong, tanpa satu pun kemenangan.
-
Gamba Osaka asuhan Nishino kalah telak 0-3 dari Seongnam Ilhwa pada Liga Champions Asia 2010.
-
Pertemuan terakhir keduanya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 berakhir imbang 2-2.
Suara.com - Di tengah panasnya rumor yang mengaitkan Akira Nishino dengan kursi kepelatihan Timnas Indonesia, terungkap sebuah fakta menarik yang mungkin menjadi catatan penting bagi PSSI.
Ternyata juru taktik berpengalaman asal Jepang ini memiliki rekor pertemuan yang sangat buruk saat harus beradu strategi dengan mantan pelatih skuad Garuda, Shin Tae-yong.
Tercatat dari dua kali perjumpaan di level yang berbeda, Nishino tidak pernah sekalipun mampu meraih kemenangan atas STY.
Momen paling menyakitkan bagi Nishino terjadi di panggung Liga Champions Asia musim 2010 silam.
Kala itu, ia yang masih menukangi raksasa Jepang, Gamba Osaka harus berhadapan dengan Seongnam Ilhwa yang diarsiteki oleh Shin Tae-yong.
Dalam laga tersebut, kejeniusan taktik Shin Tae-yong terbukti jauh lebih superior daripada pelatih Jepang ini.
Racikan strateginya sukses membuat Gamba Osaka babak belur dan harus menyerah dengan skor telak 0-3.
Rivalitas keduanya kemudian berlanjut di level internasional, saat Nishino menukangi Thailand dan STY memimpin Timnas Indonesia.
Meskipun tidak sampai menelan kekalahan, Nishino lagi-lagi gagal meraih kemenangan kala beradu taktik dengan STY.
Baca Juga: 2 Pilihan Calon Pelatih Timnas Indonesia, Louis van Gaal atau Shin Tae-yong?
Pertandingan Timnas Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu berakhir dengan skor sama kuat 2-2.
Dengan detail rekor pertemuan satu kali kalah telak dan satu kali imbang, jelas menunjukkan bahwa Shin Tae-yong secara taktikal lebih unggul dari Akira Nishino.
Berita Terkait
-
Terjawab Alasan Louis van Gaal Bikin Konferensi Pers, Jadi Pelatih Timnas Indonesia?
-
2 Alasan Logis, Shin Tae-yong Harus Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia versi Iwan Bule
-
3 Dosa Kegagalan Akira Nishino yang Wajib Jadi Catatan Jika Ditunjuk Tangani Timnas Indonesia
-
Kata-kata Indra Sjafri Usai Melihat Timnas Indonesia U-22 di Grup Mudah SEA Games 2025
-
Indra Sjafri Bakal Coret Pemain Timnas Indonesia Jelang SEA Games 2025, Siapa Saja?
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Curi Poin di JIS, Rivaldo Pakpahan Yakin Borneo FC Masih di Jalur Juara Super League
-
Harga Tiket Playoff Piala Dunia 2026 di Meksiko Anjlok Parah, Cuma Dibandrol Rp190 Ribu
-
Eligible Bela Timnas Tanpa Naturalisasi, Pemain Keturunan Rp 6,08 Miliar Dijagokan ke Raksasa Eropa
-
Nyanyi Lagu Kebangsaan Dituding Terpaksa, Aksi Manis Striker Iran Bikin Dunia Tersentuh
-
Walid Regragui Dilaporkan Mundur, Xavi Hernandez Tolak Latih Maroko di Piala Dunia 2026
-
Resmi! Pilpres Barcelona 2026 Hanya Diikuti Dua Calon: Joan Laporta vs Victor Font
-
Menguak Identitas 2 Pemain Eropa yang Dirumorkan Bakal Bela Timnas Indonesia
-
Gandeng VIDA, Persija Jakarta Go Digital
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Justin Hubner Bersinar di Eredivisie, Legenda Belanda: Cocok Gabung PSV Eindhoven