-
Erick Thohir dan Shin Tae-yong berinteraksi di Instagram setelah PSSI memecat Patrick Kluivert.
-
Pemecatan Shin Tae-yong terjadi Januari 2025, digantikan Patrick Kluivert yang gagal di Piala Dunia.
-
Saling follow dan like di media sosial memicu spekulasi kembalinya Pelatih Korea Selatan ke Timnas Indonesia.
Suara.com - Erick Thohir dan mantan pelatih skuad Garuda, Shin Tae-yong, menunjukkan tanda-tanda meredanya ketegangan pasca-pemecatan, terlihat dari interaksi mereka di media sosial.
Ketua Umum PSSI dan pelatih asal Korea Selatan ini kembali saling mengikuti di Instagram, sebuah langkah yang menarik perhatian publik sepak bola nasional.
Relasi antara kedua tokoh penting dalam persepakbolaan Timnas Indonesia tersebut sempat merenggang drastis menyusul keputusan kontroversial pada Januari 2025.
Meskipun baru saja mencatat kemenangan penting melawan Arab Saudi dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Shin Tae-yong didaulat angkat kaki dari kursi kepelatihan.
Keputusan mengejutkan dari PSSI yang dipimpin oleh Erick Thohir itu memicu respons dingin dan kekecewaan luas, terutama dari loyalis Timnas Indonesia.
Kontroversi Pemecatan dan Dinamika Ruang Ganti
Anak dari Shin Tae-yong, Shin Jae-won, bahkan sempat mengemukakan isu adanya perlakuan tidak mengenakkan yang diterima ayahnya dari pihak PSSI.
Meski demikian, rincian mengenai dugaan perlakuan buruk tersebut tidak pernah diungkapkan secara jelas kepada publik oleh keluarga Shin Tae-yong.
Di sisi lain, Erick Thohir beralasan bahwa pergantian juru taktik dibutuhkan karena adanya isu di ruang ganti yang diklaim mempengaruhi keharmonisan tim.
Baca Juga: Sama-Sama Dipecat Sepihak, Lebih Mending Mana Nasib Masatada Ishii dan STY?
Mantan Menteri BUMN tersebut kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti untuk memimpin Skuad Garuda, menggantikan Shin Tae-yong.
Langkah strategis Erick Thohir ini diharap dapat meminimalkan risiko perpecahan dan meningkatkan kekompakan di internal Timnas Indonesia.
Sayangnya, keputusan PSSI ini kian memicu polemik setelah salah satu Exco, Arya Sinulingga, memamerkan foto Patrick Kluivert dan stafnya dengan klaim "tim kepelatihan terbaik".
Era Patrick Kluivert: Kegagalan Menuju Piala Dunia
Rekrutmen Patrick Kluivert sebagai arsitek baru Timnas Indonesia ternyata tidak mampu memuaskan harapan tinggi para pendukung tanah air.
Di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu, mimpi Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 harus pupus di babak kualifikasi, sebuah pukulan telak bagi PSSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Mengupas Kekuatan Kepulauan Solomon: Pesaing Berat Selandia Baru yang Jadi Lawan Timnas Indonesia
-
Harry Kane Terancam Catat Rekor Negatif di Liga Champions Saat Hadapi Duet Bek Inggris
-
PSG Diprediksi Jadi Tim Paling Mampu Gagalkan Kans Arsenal Juara Liga Champions
-
2 Gelandang Tajam Bisa Gantikan Sementara Hanif Sjahbandi di Persija Jakarta
-
Dear Persija Jakarta, Jangan Buru-buru Angkut Ivar Jenner
-
5 Pemain Keturunan Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Jebolan Europa League Selangkah Lagi Perkuat Persija Jakarta, Siapa Dia?
-
Setelah Ivar Jenner, Persija Siapkan Kejutan Besar, Ragnar Oratmangoen ke Jakarta?
-
Gol Cepat Beckham Putra ke Gawang Persija Jadi Ajang Pembuktian Khusus bagi John Herdman
-
2 Kelebihan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Versi Erick Thohir