- Amorim mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Premier League usai mengalahkan Sunderland (2-0), Liverpool (2-1), dan Brighton & Hove Albion (4-2).
- Hasil positif itu membawa Setan Merah naik ke peringkat enam klasemen sementara.
- MU berada di antara Manchester City dan Liverpool yang tengah kesulitan.
Suara.com - Manajer Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa timnya masih memiliki satu kelemahan besar yang perlu segera diperbaiki, yaitu penampilan tandang yang belum stabil, meski tengah berada dalam tren kemenangan.
Amorim mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Premier League usai mengalahkan Sunderland (2-0), Liverpool (2-1), dan Brighton & Hove Albion (4-2).
Hasil positif itu membawa Setan Merah naik ke peringkat enam klasemen sementara, berada di antara Manchester City dan Liverpool yang tengah kesulitan.
Namun, jelang laga melawan Nottingham Forest di City Ground, Sabtu (1/11) malam waktu setempat, Amorim menilai timnya belum menunjukkan konsistensi di laga tandang.
“Kami harus memahami bahwa kami belum bisa bermain dengan cara yang sama di kandang dan di luar kandang,” ujar Amorim dikutip dari Sky Sports News.
“Kami harus bisa mengendalikan atmosfer tandang, karena setiap tekel dan peluang lawan bisa memengaruhi mental pemain. Kami siap untuk pertandingan berat melawan Forest.”
Amorim menambahkan, dirinya telah mempelajari gaya bermain Nottingham Forest yang menurutnya cukup mirip dengan tim-tim seperti Bournemouth dan bahkan Porto, dengan pemain-pemain berbahaya seperti Morgan Gibbs-White, Elliot Anderson, dan Callum Hudson-Odoi.
Menariknya, dari sisi statistik, performa United di bawah Amorim memang menunjukkan kemajuan.
Berdasarkan data Fbref, United unggul jauh dalam expected goals (xG) atas Sunderland (1.8–0.7) dan juga tampil efisien saat menang 4-2 atas Brighton.
Baca Juga: Air Mata Paul Scholes Saat Cerita Tentang Putra Autisnya: Saya Ingin Dia Bahagia
Meski kalah dalam xG melawan Liverpool (1.3–2.6), ketajaman lini depan United terbukti mematikan.
Kemenangan di Anfield menjadi satu-satunya kemenangan tandang United musim ini dan itu adalah kemenangan pertama mereka di sana sejak 2016.
Amorim kini menantang skuadnya untuk memperbaiki rekor tandang dan mencatat kemenangan beruntun di luar Old Trafford.
Jika berhasil menundukkan Nottingham Forest, maka Manchester United akan mencatat empat kemenangan beruntun di Premier League untuk pertama kalinya sejak awal 2023, sekaligus mengukuhkan posisi mereka di jalur perburuan empat besar.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Kapten Inter Milan: Kami Minta Maaf kepada Emil Audero
-
Tak Jadi Dibuang, Begini Alasan Pelatih Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
-
Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?