- Laga Persija versus PSIM pada 28 November 2025 di SUGBK mencatat rekor 50 ribu penonton hadir.
- Meskipun suporter tertib tanpa insiden, kedua klub tetap akan menerima sanksi dari Komdis PSSI.
- Kehadiran 5.000 suporter tamu PSIM memicu diskusi pencabutan larangan suporter tandang di kompetisi.
Suara.com - Duel sengit antara Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (28/11/2025) bukan hanya menyuguhkan permainan menarik, namun juga mencatat rekor baru jumlah kehadiran penonton.
Meski begitu, kedua tim kini dihantui sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Adapun dalam laga tersebut ribuan suporter dari kedua tim memenuhi tribun, menciptakan suasana yang meriah sekaligus harmonis.
Sekitar 5.000 suporter PSIM Yogyakarta hadir langsung di Jakarta dan mereka disambut hangat oleh Jakmania. Secara keseluruhan ada sekitar 50 ribu orang memadati Stadion GBK saat itu.
Pertemuan kedua kelompok pendukung berjalan dengan tertib, terkoordinasi, dan nyaris tanpa insiden.
Situasi ini menunjukkan kemajuan signifikan dari beberapa tahun sebelumnya, terutama setelah PSSI memberlakukan larangan suporter tamu hadir di stadion lawan pasca Tragedi Kanjuruhan.
Meski atmosfer di stadion berjalan positif, Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta tetap akan menerima sanksi Komdis PSSI.
Hal ini dijelaskan oleh Ferry Paulus, yang menyebut pentingnya penerapan prinsip “reward and punishment” dalam sepak bola.
"Ya harus (kena sanksi) dong, harus. Bukan hanya sepak bola ya," kata Ferry kepada awak media.
Baca Juga: Duel Persija vs PSIM Yogyakarta di Stadion GBK Pecah Rekor, Apa Itu?
"Saya pikir dalam kehidupan kita juga, yang namanya reward and punishment itu menjadi bagian yang penting untuk kehidupan kita."
"Saya rasa sepak bola membutuhkan itu. Selain memang secara regulasi ada keinginan itu dan secara fairness-nya juga reward and punishment itu harus tetap," jelasnya.
Meski begitu, Ferry Paulus tetap mengapresiasi perilaku suporter Persija dan PSIM yang membuat laga berlangsung aman dan kondusif.
Kejadian ini bahkan menjadi pertimbangan bagi I.League untuk meninjau kembali larangan suporter tandang di ajang Super League.
“Kemarin itu informasinya sampai 5 ribu.5 ribu dari PSIM,” kata Ferry Paulus.
"Dan rasanya ya mudah-mudahan rekomendasi dari Liga dengan baik penonton yang hadir, terutama tim tamu, juga bisa mendorong regulasi itu dicabut. Mungkin dengan beberapa syarat."
"Atau syarat perlu kali, berdasarkan keinginan atau ketetapan dari kepolisian. Saya pikir skenario-nya banyak lah untuk bisa diolah ke arah sana," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Duel Persija vs PSIM Yogyakarta di Stadion GBK Pecah Rekor, Apa Itu?
-
Hyundai Tegaskan Komitmen untuk Sepak Bola Indonesia di Laga Ulang Tahun Persija
-
Resmi Tinggalkan Eropa, Cyrus Margono Bakal Merapat ke Persib Bandung?
-
Allano Lima Ungkap Kunci Kemenangan Persija Atas PSIM, The Power of Jakmania
-
Suporter PSIM Nekat Masuk SUGBK, Van Gastel Berharap Aturan Awayday Bisa Dicabut
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?