-
John Herdman resmi menjadi pelatih baru Timnas Indonesia menggantikan posisi Patrick Kluivert.
-
Pelatih asal Inggris ini memiliki rekam jejak sukses membawa Kanada ke Piala Dunia.
-
Herdman mencetak sejarah meloloskan tim putra dan putri ke turnamen akbar sepak bola dunia.
Di bawah arahannya, tim putri Kanada berhasil merengkuh medali perunggu pada Olimpiade 2012 dan edisi 2016.
Pencapaian fenomenal ini membuat posisinya naik kelas untuk menangani tim nasional putra Kanada pada tahun 2018.
Tangan dinginnya terbukti ampuh dengan membawa Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama 36 tahun.
Ia mengukir sejarah sebagai satu-satunya pelatih yang mampu meloloskan tim putra dan putri ke ajang Piala Dunia.
Warisan yang ditinggalkannya membuat nama Herdman sangat harum di kalangan pencinta sepak bola di Negeri Daun Maple.
Setelah menyelesaikan masa baktinya di tim nasional Kanada pada 2023, ia mencoba tantangan baru di level klub.
Klub MLS, Toronto FC, menjadi pelabuhan berikutnya sebelum akhirnya kerja sama tersebut tuntas pada tahun 2024 kemarin.
Sebelum resmi ke Jakarta, ia sempat dirumorkan akan merapat untuk melatih tim nasional Jamaika namun kesepakatan batal.
Kini, tugas berat sudah menanti di depan mata untuk mengangkat performa Timnas Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Bukan Pemain Profesional, Pelatih Baru Timnas Indonesia Ternyata Mantan 'Guru Penjas'
Ia resmi menggantikan Patrick Kluivert yang sebelumnya menduduki kursi panas sebagai pelatih kepala skuad Merah Putih.
Pengumuman ini dilakukan secara terbuka untuk memberikan kepastian bagi seluruh pendukung setia sepak bola di tanah air.
Kalimat tersebut menjadi penanda dimulainya era baru bagi para pemain yang akan membela panji Garuda di masa depan.
Kehadiran sosok berpengalaman seperti dirinya diharapkan mampu memberikan dampak instan pada pola permainan tim nasional kita.
Publik kini menantikan bagaimana skema taktik yang akan diterapkan oleh pelatih yang gemar melakukan pengembangan pemain ini.
Target tinggi tentu dibebankan kepada pundak pria kelahiran Inggris ini mengingat reputasinya yang sangat mentereng di CONCACAF.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Eliano Reijnders: Laga Persib Bandung vs Persijap Final Demi Gelar Juara
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit