Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 11:16 WIB
Oki Rengga [Instagram]
Baca 10 detik
  • Aktor Oki Rengga antusias menantikan laga Persib versus Persija pada Super League 2025/2026.
  • Pertandingan klasik tersebut dijadwalkan terselenggara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (11/1/2026).
  • Oki Rengga berharap panas hanya terjadi di lapangan, tanpa adanya provokasi di media sosial.

Suara.com - Aktor film Agak Laen Oki Rengga menyambut antusias laga panas Super League 2025/2026 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta. Ia pun menyampaikan sebuah pesan untuk para suporter.

Persib Bandung dijadwalkan menjamu Persija Jakarta dalam pekan ke-17 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026).

Laga ini memang sangat dinanti oleh pecinta sepakbola Indonesia, termasuk Oki Rengga.

Meski dikenal panas, Oki menyebut duel klasik penuh gengsi ini seharusnya dirayakan banyak pihak.

Ini karena dua tim papan atas berhadapan satu sama lain mencari siapa yang terbaik.

Pertandingan antara Persib vs Persija (persib.co.id)


"Kalau aku pribadi, laga panas ini buatku ini harus dirayakan sebenarnya. Ini adalah perayaan untuk sepakbola kita," kata Oki Rengga di Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

"Di mana ada dua tim besar di Indonesia, Persib lawan Persija yang punya basis supporter yang sangat luar biasa," tambah Oki.

Oki berharap duel ini cuma panas di lapangab saja. Jangan sampai ada provokasi hingga hinaan antarkedua belah pihak terutama di sosial media.

"Harapanku cuma satu, biarkan pertandingan panas di lapangan 2x45 menit. Setelah itu jangan ada yang saling provokasi, jangan ada yang saling berkelahi, terutama di media sosial sih sebenarnya," harap Oki.

Baca Juga: Kecewa Imbang dengan Persik, Alfeandra Dewangga Siap Bangkit Lawan Persija Jakarta

Oki menilai nada-nada provokatif di media sosial justru menjadi biang terjadinya perpecahan bagi dua kelompok suporter.

Padahal, skuad Persib dan Persija sama sekali tidak pumya masalah satu sama lain.

"Sebenarnya omongan-omongan di media sosial itu bisa memicu untuk terjadinya keributan. Jadi sebenarnya dukung saja timnya, masing-masing kalah menang, namanya juga pertandingan ya wajar," ucapnya.

"Biarkan panas di lapangan 2x45, sisanya semuanya saudara, semuanya teman lagi, soalnya udah terlalu capek kita sama keributan-keributan yang menurutku sebenarnya bisa nggak terjadi kalau kita bisa dewasa saja nyikapinnya," pungkasnya.

Load More