-
Ezra Walian menyebut Persib Bandung sebagai Ajax-nya Indonesia karena sejarah dan dukungan suporter masif.
-
Mantan penyerang Persib ini sedang dikaitkan dengan rumor transfer menuju klub rival Persija Jakarta.
-
Ezra mengenang momen juara di Bandung yang dipadati jutaan orang selama enam jam perjalanan.
Suara.com - Nama Ezra Walian kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Penyerang Persik Kediri itu melontarkan pujian setinggi langit kepada Persib Bandung, klub yang pernah menjadi rumahnya selama beberapa musim.
Menariknya, sanjungan tersebut muncul di tengah rumor yang beredar bahwa Ezra kini masuk dalam radar Persija Jakarta jelang bursa transfer.
Bagi Ezra, Persib bukan sekadar mantan klub. Maung Bandung ia sebut layak disejajarkan dengan AFC Ajax, raksasa Belanda yang dikenal dengan sejarah panjang, identitas kuat, serta dukungan suporter yang masif.
Penilaian itu lahir dari pengalaman personal sang pemain selama mengenakan seragam biru kebanggaan Bobotoh.
Ezra Walian tercatat memperkuat Persib sejak 2021 hingga 2024. Dalam rentang waktu tersebut, eks pemain Almere City itu tampil sebanyak 88 kali di berbagai ajang, menyumbangkan tujuh gol dan tujuh assist.
Kontribusinya menjadikan Ezra salah satu figur penting dalam perjalanan Persib di kompetisi domestik.
Menurut Ezra, kekuatan Persib terletak bukan hanya pada prestasi di atas lapangan, tetapi juga pada identitas klub yang begitu kuat.
Sejarah panjang, fanatisme suporter, serta atmosfer stadion yang intimidatif membuat Persib berada di level berbeda dibandingkan klub lain di Indonesia.
“Saya bermain untuk Persib, klub terbesar di Indonesia. ‘Ajax-nya Indonesia’. Mereka belum memenangkan kejuaraan selama 10 tahun. Jadi sudah waktunya mereka menjadi juara lagi,” kata Ezra Walian dilansir dari Instagram AFC Ajax.
Baca Juga: John Herdman Latih Timnas Indonesia, Ezra Walian: Semoga Dia Beruntung
Ezra juga menyinggung betapa dekatnya Persib dengan gelar juara pada musim sebelumnya.
Ia menilai kegagalan tersebut bukan cerminan penurunan performa, melainkan bukti bahwa Persib selalu konsisten berada di papan atas dan jalur persaingan gelar.
“Tahun sebelumnya, kami finis kedua, jadi kami sudah cukup dekat. Jadi, juara lagi setelah 10 tahun,” tambahnya.
Tak hanya berbicara soal prestasi, Ezra turut mengisahkan pengalaman luar biasa merasakan fanatisme Bobotoh.
Ia mengaku intensitas dukungan suporter Persib bahkan sulit dibandingkan dengan pengalaman yang pernah ia rasakan di Eropa.
Ezra menyebut momen perayaan juara menjadi pengalaman tak terlupakan, di mana lautan manusia memenuhi jalanan Kota Bandung hingga membuat mobil yang ditumpanginya nyaris tak bergerak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas