-
Persib menjamu Persija di Stadion GBLA pada Minggu, 11 Januari 2026 tanpa suporter tamu.
-
Larangan kehadiran Jakmania sesuai dengan Regulasi Liga 1 dan Kode Disiplin PSSI terbaru.
-
Manajemen Persib menegaskan bahwa pelanggaran aturan akan berakibat sanksi berat bagi pihak klub.
Suara.com - Persib Bandung akan menjamu Persija Jakarta pada laga pekan ke-17 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 11 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.
Nah, jelang laga panas penuh gengsi ini berlangsung, Head of Communications Persib, Adhi Pratama sampaikan peringatakan untuk kelompok suporter Persija, The Jakmania.
Sesuai regulasi, pertandingan penutup putaran pertama Super League 2025/2026 ini digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu.
Ketentuan tersebut merujuk pada Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Regulasi ini secara tegas melarang suporter tim tamu hadir di stadion demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kualitas penyelenggaraan pertandingan.
Bukan cuma karena regulasi, ada rivalitas yang begitu kuat antarkedua suporter. Sudah sangat lama mereka tidak berada dalam satu tribune pertandingan.
Adhi Pratama menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan adalah tanggung jawab bersama.
Menurutnya, keberhasilan pertandingan bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana semua pihak menjaga suasana yang aman dan saling menghormati.
"Kami berharap aturan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pelanggaran akan berujung pada sanksi tegas," ujarnya di laman resmi klub.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Lepas 3 Pemain Sekaligus, Siapa Saja?
Adhi menambahkan, Komite Disiplin PSSI saat ini aktif menindak setiap pelanggaran.
Sanksi yang dijatuhkan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merugikan klub secara keseluruhan.
Karena itu, disiplin dan kesadaran bersama menjadi kunci.
"Demi kebaikan bersama, keamanan pertandingan, dan kemajuan klub kebanggaan masing-masing, mari kita patuhi dan tegakkan aturan yang telah disepakati."
"Sepakbola Indonesia akan tumbuh lebih sehat jika kita semua berperan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A
-
Kudus dan Malang Lahirkan Juara Baru, Coach Timo Kantongi Nama Calon Pemain untuk MLSC All-Star
-
2 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Degradasi, Satu Nama Jalani Penentuan Hari Ini
-
Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola
-
Pecah! Festival Sepak Bola Rakyat 2026 di Makassar Sukses Sedot Perhatian Ratusan Peserta
-
Persib Bandung Juara Super League, Eks Chelsea dan Real Madrid Ikut Semringah
-
Media Vietnam Soroti John Herdman, Sebut Ragu dengan Kekuatan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persib Bandung Beri Hormat pada Borneo hingga Persija Usai Drama Sengit di Super League 2025/2026
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini