-
Real Madrid tersingkir dari Piala Raja 2025 setelah kalah dramatis 2-3 melawan tim Albacete.
-
Jefte Betancor menjadi bintang kemenangan Albacete dengan mencetak dua gol penting ke gawang Madrid.
-
Kegagalan ini membuat Real Madrid kini hanya menyisakan kompetisi Liga Spanyol dan juga Liga Champions.
Suara.com - Kejutan besar terjadi dalam lanjutan kompetisi sepak bola Liga Spanyol saat tim raksasa Real Madrid harus menelan pil pahit.
Klub berjuluk Los Blancos tersebut dipaksa angkat koper lebih awal dari ajang bergengsi Piala Raja musim ini.
Hasil negatif ini diterima setelah mereka menyerah kalah tipis dari tim divisi kedua, Albacete, dalam laga ketat.
Pertandingan babak 16 besar tersebut berlangsung di markas kebanggaan Albacete, yakni Stadion Carlos Belmonte, pada hari Rabu setempat.
Skor akhir 3-2 untuk kemenangan tuan rumah menjadi penanda berakhirnya perjalanan skuad asuhan Alvaro Arbeloa di turnamen ini.
Sejak peluit awal dibunyikan, tim tamu sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan untuk mencuri keunggulan lebih dulu di lapangan.
Namun pertahanan rapat yang diperagakan para pemain Albacete membuat setiap upaya serangan Madrid selalu menemui jalan buntu.
Tuan rumah justru berhasil memecah kebuntuan tepat sebelum waktu jeda babak pertama berakhir melalui aksi Javi Villar.
Pemain tersebut sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42 dan membawa Albacete unggul sementara 1-0.
Baca Juga: Jude Bellingham: Jujur Saja, Ini Omong Kosong
Ketertinggalan tersebut memacu semangat para pemain Madrid untuk segera memberikan respon cepat di sisa waktu babak pertama.
Harapan bagi pendukung tim tamu akhirnya muncul saat laga memasuki masa tambahan waktu pada paruh pertama pertandingan.
Gelandang berbakat Franco Mastantuono berhasil memanfaatkan bola muntah di depan gawang lawan pada menit ke-45+3 untuk menyamakan skor.
Keberhasilan memaksimalkan bola rebound tersebut membuat kedudukan berubah menjadi imbang 1-1 saat kedua tim masuk ke ruang ganti.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat karena kedua kesebelasan sama-sama mengincar tiket menuju babak perempat final.
Jual beli serangan terus terjadi di lini tengah namun gol yang dinanti tak kunjung hadir hingga mendekati akhir laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
Cetak Gol dan Bawa Arsenal Sikat Chelsea, Gyokeres Terlihat Tak Suka, Ada Apa?
-
Senyum Semringah Pemain Manchester United Saat Carrick Pimpin Latihan Perdana
-
Puas Dengan Permainan Persib di Putaran Pertama, Bojan Hodak: Lihat, Kami Nomor Satu Lagi
-
Kalahkan Chelsea, Arsenal Malah Dihantui Masalah Besar: Peran Bukayo Saka Dipertanyakan
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
John Herdman Janji Pasang Kuping Dengar Masukkan Ahli Hingga Suporter
-
Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Real Madrid Disingkirkan Tim Lemah
-
Ulah Baru Trump: Blokir Visa Suporter Brasil dan 14 Negara Peserta Piala Dunia 2026
-
John Herdman Tegaskan Tak Ada Pemain Titipan di Timnas Indonesia
-
John Herdman: Filosofi Saya Sangat Jelas, Bersaing di Panggung Dunia